BANTENRAYA.COM — Program Beasiswa VDMS 2026–2027 kembali dibuka bagi mahasiswa D3 serta S1/D4 di berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
Program ini menjadi salah satu beasiswa dalam negeri yang cukup rutin ditawarkan dan memberikan dukungan finansial hingga mahasiswa menyelesaikan masa studinya.
Beasiswa ini diselenggarakan oleh Yayasan Van Deventer-Maas Indonesia melalui program Van Deventer-Maas Stichting Scholarship. Setiap tahun program ini membuka kesempatan bagi mahasiswa dari puluhan perguruan tinggi mitra.
BACA JUGA: Daftar Nomor Darurat Mudik Lebaran 2026, Catat Agar Tenang Selama Perjalanan
Beberapa kampus yang termasuk dalam jaringan mitra antara lain Universitas Gadjah Mada, Institut Teknologi Bandung, Institut Pertanian Bogor.
Kemudian Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Universitas Padjadjaran, Universitas Airlangga, Universitas Andalas, Universitas Sumatera Utara, hingga Universitas Negeri Semarang.
Keunggulan utama dari beasiswa ini adalah pemberian bantuan hingga akhir masa studi sesuai standar pendidikan.
BACA JUGA: Realme C83 5G Siap Perketat Persaingan di Kelas Entry Level, Ini Spesifikasinya
Untuk mahasiswa S1 misalnya, beasiswa dapat diterima sejak semester dua hingga semester delapan selama penerima mampu mempertahankan prestasi akademik dengan IPK minimal 3.00 serta memenuhi kewajiban laporan program.
Mahasiswa yang lolos seleksi akan memperoleh bantuan dana pendidikan sebesar Rp800.000 setiap bulan yang langsung ditransfer ke rekening pribadi penerima.
Selain itu tersedia bonus TOEFL sebesar Rp400.000 serta bonus kelulusan tepat waktu sebesar Rp700.000 bagi mahasiswa S1/D4 maupun D3.
Tidak hanya bantuan finansial, penerima beasiswa juga akan mengikuti berbagai program pengembangan kapasitas diri atau capacity building yang seluruh biayanya ditanggung oleh yayasan.
Beasiswa ini terbuka bagi mahasiswa D3 semester dua hingga empat serta mahasiswa S1 atau D4 semester dua hingga enam dengan usia maksimal 27 tahun.
Program ini diprioritaskan bagi mahasiswa yang berasal dari keluarga dengan kondisi ekonomi kurang mampu yang dibuktikan melalui surat keterangan tidak mampu atau rekomendasi resmi dari pihak kampus.



















