BANTENRAYA.COM – Walikota Serang Budi Rustandi mengunjungi kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Serang, Selasa 3 Maret 2026.
Kunjungan Budi Rustandi sekaligus untuk mengecek kondisi kantor Dishub Kota Serang.
Walikota Serang Budi Rustandi kunjungi kantor Dishub Kota Serang mengatakan, kunjungan ke Dishub untuk melihat kondisi kantornya yang kurang representatif.
BACA JUGA: 68 Ribu Warga Kabupaten Serang Masih Miskin, BPS Catat Penurunan
“Kita kunjungan hari ini melihat kantornya kayak gini. Kurang layak,” ujar Budi, kepada Bantenraya.com Rabu 4 Maret 2026.
Ia menjelaskan, kantor Dishub rencananya akan dilakukan rehabilitasi di tahun 2026.
“Di perubahan tahun ini anggarannya Rp 4 Miliar,” jelas dia.
Budi menerangkan, rehab kantor Dishub baru akan dilakukan tahun ini lantaran keterbatasan anggaran Pemkot Serang, karena difokuskan untuk program Serang Menyala.
“Memang kurang anggaran, kemarin fokus untuk penerangan jalan, walaupun belum maksimal semua, tapi itu upaya kita dalam rangka maksimal mungkin untuk pelayanan publik ya.
Dan ini adalah bagian dari pada komitmen saya dan Pak Agis dalam rangka agar kota Serang menyala,” terangnya.
Budi menekankan kepada kepala organisasi perangkat daerah (OPD) yang baru agar dapat menyelaraskan dengan program Walikota dan Wakil Walikota.
“Arahan khususnya adalah kepada kepala dinas yang baru untuk terus mempunyai semangat baru dalam rangka menyesuaikan dengan gaya-gaya saya, ketika penertiban parkir, terus penaikan PAD, termasuk bagaimana keinginan saya ini bisa terealisasi oleh mereka, dan mereka harus tahu apa yang saya mau. Dan bekerja lebih cepat lagi, harus gas gitu,” tandas Budi.
Kepala Dishub Kota Serang Dul Barid mengapresiasi dengan akan direhabnya kantor dinasnya.
“Ya, saya apresiasi Pak Wali, katanya kata teman-teman (Dishub) tadi udah sekian dari menjabat mungkin ya, sudah setahun baru kali ini ke sini. Makanya saya apresiasi dan langsung memberikan arahan supaya direhab. Mudah-mudahan ini terealisasi,” ujar Dul Barid.
Ia mengakui bahwa kantornya sudah tidak layak karena beberapa titik ruangan mengalami bocor, sehingga dikhawatirkan berimbas terhadap kinerja para pegawainya.
“Jadi jujur kalau masuk ke dalam ini sudah tidak layak. Sudah pada bocor, kemudian tempat-tempat juga sudah tidak layak untuk seorganisasi OPD yang besar kayak di Dishub ini,” ungkap dia.
Dul Barid menegaskan, keinginan Walikota kantor Dishub direhab tahun ini, namun pihaknya akan memohon agar minimalnya direhab besar pada tahun ini.
“Justru tadi pengennya di tahun ini kenapa? karena saya udah disuruh mencari untuk kontraknya. Itu berarti di tahun ini ya,” tandasnya. ***
















