BANTENRAYA.COM – Kesempatan melanjutkan studi ke China kini kembali terbuka lebar bagi pemuda Indonesia.
Program ASEAN-China Young Leaders Scholarship atau ACYLS 2026/2027 resmi hadir sebagai salah satu beasiswa penuh yang didanai Pemerintah China melalui skema Chinese Government Scholarship.
Beasiswa ini dirancang untuk mendukung lahirnya pemimpin muda dari negara-negara ASEAN, termasuk Indonesia, agar dapat memperdalam pendidikan sekaligus memahami dinamika hubungan ekonomi, budaya, dan internasional antara China dan kawasan Asia Tenggara.
Melalui program ACYLS, peserta dapat menempuh pendidikan jenjang magister selama 2 hingga 3 tahun, doktoral selama 3 hingga 4 tahun, serta program riset berdurasi 4 hingga 5 bulan.
Seluruh penerima beasiswa akan mendapatkan pembiayaan penuh, mulai dari biaya kuliah, asrama, tiket pesawat pulang-pergi, asuransi kesehatan, hingga tunjangan bulanan.
BACA JUGA: Taiwan Buka Beasiswa Kursus Bahasa Mandarin 2026, Tunjangan Capai Rp15 Juta per Bulan
Untuk jenjang S2, penerima memperoleh tunjangan 4.000 RMB per bulan. Sementara jenjang S3 dan program riset mendapatkan 5.000 RMB per bulan.
Selain itu, tersedia juga biaya kedatangan sebesar 3.000 RMB yang diberikan satu kali saat tiba di China.
Program ini melibatkan 33 universitas ternama di berbagai kota besar di China. Beberapa di antaranya adalah Peking University, Tsinghua University, Fudan University, Shanghai Jiao Tong University, serta Zhejiang University.
Setiap pelamar dapat memilih satu hingga tiga universitas tujuan, dan penempatan akhir akan ditentukan berdasarkan seleksi serta ketersediaan program.
Persyaratan utama meliputi kewarganegaraan negara anggota ASEAN, kondisi fisik dan mental yang sehat, kemampuan bahasa Inggris yang baik dengan skor minimal IELTS 6.0 atau TOEFL 80, serta memiliki pengalaman kerja minimal satu tahun di lembaga pemerintah, institusi publik atau swasta, universitas, think-tank, atau lembaga sosial serupa.
BACA JUGA: Cara Daftar Beasiswa Kursus Mandarin 2026 ke Taiwan, Wajib Kirim Berkas dan Isi Formulir Online
Batas usia maksimal untuk pelamar magister dan doktoral adalah 45 tahun.
Proses pendaftaran dilakukan secara online melalui sistem resmi beasiswa Pemerintah China.
Seluruh dokumen seperti ijazah, transkrip, proposal studi atau riset, surat rekomendasi, sertifikat bahasa, hingga surat keterangan catatan kepolisian wajib disiapkan dan diunggah sesuai ketentuan.
Batas akhir pengajuan aplikasi adalah 1 Maret 2026. Hasil seleksi akan diumumkan secara resmi pada Agustus 2026.
Buat kamu yang bercita-cita melanjutkan studi ke luar negeri dengan beasiswa penuh dan ingin memperluas jejaring internasional, inilah saatnya mempersiapkan diri.
Segera lengkapi dokumen, tingkatkan kemampuan bahasa Inggris, dan daftarkan dirimu sebelum tenggat waktu berakhir. ***




















