BANTENRAYA.COM – Tingkatkan pelatihan untuk para warga binaan di Lapas, Pemerintah Kota atau Pemkot Cilegon menekan Memorandum of Understanding atau MoU dengan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan atau Ditjenpas Banten.
Dimulainya kerja sama dengan menandatangani MoU tersebut dilakukan di Rumah Dinas Walikota Cilegon pada Selasa, 24 Februari 2026.
Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Banten Muhammad Ali Syeh Banna mengatakan, kerja sama dengan Pemkot Cilegon untuk dapat meningkatkan pelatihan dan kompetensi untuk para napi di Lembaga Pemasyarakatan atau Lapas.
“Kerja sama ini sangat luar biasa sekali, Walikota Cilegon Pak Robinsar turut hadir ditengah-tengah masyarakat, termasuk di Lapas,” katanya kepada awak media, Selasa 24 Februari 2026.
Menurutnya, Pemkot Cilegon sangat memerhatikan juga kehidupan warga binaan untuk menjadi lebih baik.
BACA JUGA: RSKM Edukasi Warga Binaan Lapas Kelas II A Cilegon Tentang HIV AIDS, Ini Tujuannya
“Pemkot Cilegon memperhatikan kehidupan untuk warga binaan dan kemasyarakatan untuk hidup lebih baik,” tuturnya.
Kerja sama tersebut menjadi langkah awal Pemkot Cilegon untuk dapat terus bersinergi membantu warga binaan menjadi lebih baik.
Melalui pembinaan atau pelatihan yang akan disiapkan oleh Pemkot Cilegon.
“Karena di sini ada Lapas yang menampung pembinaan, sehingga Pemkot juga hadir memberikan pembinaannya untuk masyarakat nya menjadi lebih baik,” jelasnya.
Pembinaan pelatihan itu nantinya akan berlaku untuk seluruh Napi yang ada di Lapas Kota Cilegon.
BACA JUGA: XLSmart Bangun Kemandirian Ekonomi Wanita di Lapas Melalui Digitalisasi
“Nantinya melalui pembinaan ini bisa memberikan manfaat kontribusi untuk dirinya sendiri maupun untuk Kota Cilegon,” harapnya.
Dengan adanya MoU tersebut, kedepannya warga binaan di Lapas Cilegon akan mendapatkan pelatihan untuk meningkatkan kompetensi.
“Akan ada pembinaan, salah satunya pembinaan kepribadian mulai dari pembelajaran agam dan lain sebagainya, guru-gurunya disiapkan oleh Pemkot Cilegon,” ucapnya.
Sementara itu, Walikota Cilegon Robinsar mengungkapkan, pihaknya sangat menyambut baik program kerjasama dengan Ditjenpas Banten.
Bahwa kata dia, warga binaan di Lapas juga perlu diperhatikan seperti masyarakat Cilegon yang lainnya.
BACA JUGA: RKIK Cilegon Gelar Gen Z Talk Batch 1, Bekali Perempuan Muda Siap Tatap Masa Depan
“Tentu kami sangat menyambut baik MoU hari ini, bahwa yang di Lapas juga merupakan bagian dari masyarakat Cilegon,” ungkapnua.
Pihaknya juga berkomitmen untuk dapat meningkatkan kompetensi warga binaan di Lapas Cilegon melalui kerjasama dengan Ditjenpas Banten.
“Warga binaan juga perlu tingkatkan kompetensi dan lain-lain, kita juga perlu memastikan kehidupan Napi menjadi lebih baik,” terangnya.
Ia menyampaikan, terobosan dan gagasan baik seperti ini perlu didukung untuk dapat dikembangkan menjadi lebih baik lagi.
“Ini merupakan terobosan dan gagasan yang baik, jadi teman-teman yang di Lapas saat keluar bisa menjadi lebih baik lagi,” pungkasnya.***















