BANTENRAYA.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Cilegon masih menemukan aset lahan ribuan meter yang belum tercatat
Dimana aset seluas 7 ribu milik Pemkot Cilegon dari PT Panca Puri ternyata belum tercatatkan.
Padahal aset tersebut harusnya bisa digunakan untuj daerah resaoan air atau membuat tandon agar eolayah Kelurahan Gunung Sugih, Kecamatan Ciwandan tidak lagi banjir.
Wakik Ketua II DPRD Kota Cilegon Masduki menjelaskan, lahan tersebut adalah fasum dan fasos. Artinya itu bisa dikelola dan dibangun tandon oleh pemerintah.
“Saya minta itu nanti diurus segera pencatatannya oleh Pemkot Cilegon, sehingga itu nantinya bisa untuk dibangunkan tandon,” katanya saat rapat dengar pendapat (RDP), Rabu 18 Februari 2026.
Masduki menyatakan, pihaknya berharap pemerintah bisa juga mengeksekusi pembuatan tandon banjir di atas lahan tersebut. Dimana, itu akan menjadi solusi jangka panjang.
“Tandon atau nantu wilayah resapan akan menjadi solusi untuk banjir di Ciwandan,” ujarnya.
BACA JUGA : Ratusan Warga Muhammadiyah Cilegon Gelar Salat Tarawih, Masjid Umar Bin Khattab Dipenuhi Jamaah
Di sisi lain, pihaknya mengapresiasi BPJN yang dalam waktu dekat tepatnya setelah lebaran akan melakukan perbaikan gorong-gorong di jalan Raya Anyer, sehingga akan lebar dan mempermudah air jalan.
“Nanti setelah lebaran. Karena kan mau menghadapi mudik dan libur lebaran. Akan mengganggu masyarakat nantinya. Jadi habis lebaran langsung dibangun,” pungkasnya. (***)















