BANTENRAYA.COM – H-2 puasa ramadan, sejumlah harga bahan pokok di Kota Cilegon naik, rawit merah menyentuh angka Rp 100 ribu per-kilogram.
Puasa ramadan tinggal menghitung hari, melalui sidang isbat oleh Kementerian Agama Republik Indonesia bahwa puasa ramadan akan dilaksanakan pada Kamis 19 Februari 2026.
Salah satu penjual bahan pokok di Pasar Kranggot Sudrajat mengatakan, sudah dalam satu pekan lalu harga pokok di pasaran meningkat.
Namun, kata dia, harga meningkat bukan hanya karena menjelang puasa ramadan saja tetapi karena faktor cuaca.
“Sudah satu minggu harganya pada naik, ya bukan karena mau puasa saja. Tapi memang sekarang cuacanya lagi ga nentu,” katanya kepada Banten Raya, Selasa 17 Februari 2026.
Adapun harga bahan pokok di Pasar Kranggot yaitu cabai rawit merah sebelumnya Rp 90 ribu per kg menjadi Rp 100 ribu per kg, dan Bawang merah sebelumnya Rp 45 ribu per kg menjadi Rp 40 ribu per kg.
BACA JUGA : Masuk Bulan Ramadan di Banten , Muhsinin Dorong Gerakan Mengaji di Masyarakat
Cabai merah sebelumnya Rp 40 ribu per kg menjadi Rp 50 ribu per kg, cabai tw merah Rp 40 ribu per kg menjadi Rp 55 per kg.
Untuk harga normal yakni bawang putih Rp 40 ribu per kg, tomat Rp 12 ribu per kg, dan bawang bombay Rp 40 ribu per kg.
Untuk besok H-1 puasa ramadan, ia belum mengetahui apakah harganya akan lebih meningkat atau tidak.
“Belum tau besok bakal tinggi harganya atau engga, ga bisa diprediksi,” ujarnya.
Menurutnya, ia tak bisa menurunkan harga bahan pokok dikarenakan dari pihak agen harganya sudah tinggi.
“Dari agennya itu harganya sudah tinggi, ga mungkin kita jualnya harga normal atau dibawah harga ini,” tuturnya.
Sementara itu, pembeli bahan pokok di Pasar Kranggot Cilegon Marni mengeluhkan harga bahan pokok meningkat.
“Mau puasa gini semuanya pada naik, apalagi harga bahan pokok selalu naik. Ya tapi mau gimana lagi kita juga butuh bahan-bahannya,” ucapnya
BACA JUGA : Pemberian Sembako Ramadan Baznas Cilegon Diganti Dalam Bentuk Uang
Ia berharap, kenaikan harga bahan pokok di pasaran tak berlangsung lama.
“Ya semoga jangan lama-lama ini naik harganya, apalagi mau puasa gini,” harapnya. (***)















