BANTENRAYA.COM – Honor guru madrasah di Kota Cilegon naik kembali pada 2026.
Kenaikan honor tersebut diperkirakan Rp53 ribu per orang.
Adanya kanikan honor tersebut disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Cilegon Amin Hidayat dalam acara Tasyakur Binnimah di Aula Dinas Komunikasi Informasi Sandi dan Statistik (Diskominfo) Kota Cilegon, Rabu 11 Februari 2026.
BACA JUGA: Romansa, Tangkap Peluang Bisnis Aneka Tusuk Bambu Produksi 100 Kilogram Perhari
Diketahui, honor guru madrasah sendiri yakni Rp675 ribu per orang, Guru TPQ Rp375 per orang, guru mengaji masjid Rp525 ribu per orang dan guru mengaji lingkungan Rp375 per orang.
“Insya Allah menurut infomasi Pak Kabag Kesra (Rahmatullah-red) honor madrasah akan naik secara bertahap, kali ini naik berapa dan kedepan berap sesuai dengan anggaran pemerintah. Tapi tahun ini naik,” katanya.
Amin menjelaskan, berharap dengan kenaikan tersebut bisa memotivasi para guru untuk bisa semakin semangat mengabdi kepada masyarakat.
“Terutama untuk membantu pembangunan pendidikan agama di Kota Cilegon,” ujarnya.
Amin menegaskan, akan ada validasi lagi untuk para guru yang akan menerima honor dari pemerintah tersebut. Hal itu karena ada beberapa yang sudah menjadi PPPK.
“Dengan adanya PPPk kemarin saya anilisa berkurang. Nanti akan ada validasi. Ini akan dicek yang dapat berapa masa udah PPPK dia dapat honor kasihan yang lain,” ujarnya.
Sementara itu, Perhimpunan Guru Madrasah Honorer Cilegon (PGMH-C) Muhri menjelaskan, kenaikan sendiri akan rata untuk semua guru. Hal itu sesuai kebijakam dari pemerintah.
“Kalau inginnya yah Rp1 juta. Karena anggaran belum cukup maka disesuaikan,” jelasnya.
Muhri menyatakan, ada sebanyak 6.750 guru madrasah yang mendapatkan honor hibah dari Pemkot Cilegon. Angka tersebut kemungkinan akan terus bertambah.
“Semakin bertambah pengajuannya, karena semakin bertambah juga gurunya,” ucapnya.
Ketua Pelaksana Tasyakur Binnimah Faruki mengungkapkan, bersykur dengan kenaikan tersebut. Dengan begitu, maka diharapkan para guru ini semakin termotivasi dalam mengajar.
“Kami bersyukur ini bisa naik kembali. Kami harap ini bisa terus bertahap,” pungkasnya. (Uri)














