BANTENRAYA.COM – Pemerintah Kabupaten Serang menggelar pertemuan dengan Pemerintah Kabupaten Situbondo, Jawa Timur di pendodo Bupati Serang. Pertemuan tersebut dilakukan untuk membahas persiapan Festival Anyer-Panarukan yang akan dilaksanakan oleh kedua belah pihak.
Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah mengatakan, pertemuan tersebut merupakan agenda resmi pertama kali untuk membahas persiapan Festival Anyer-Panarukan.
“Sebenarnya sudah beberapa kali kita bertemu, namun baru kali ini kita bertemu secara resmi untuk menyampaikan apa saja giat yang akan dilaksanakan pada festival nanti,” ujarnya, Senin 9 Februari 2026.
Festival Anyer-Panarukan kata Zakiyah, sangat bagus untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi khususnya di wilayah Kabupaten Serang.
“Secara pribadi dan pemerintah daerah saya siap menyambut baik kegiatan ini, apalagi dalam rangka meningkatkan pertumbuhan ekonomi di wilayah Kabupaten Serang,” katanya.
BACA JUGA : Yuk OTW Hiromi Anyer, Tempat Glamping Keluarga yang Bikin Betah
Ia menuturkan, untuk persiapan awal pihaknya terus melakukan koordinasi dan konsolidasi karena kegiatan itu akan digelar di dua kabupaten.
“Pastinya kedua belah pihak akan terus berkoordinasi. Insya Allah kita targetkan bayak wisatawan luar negeri yang datang,” jelasnya.
Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo menjelaskan, Festival Anyer-Panarukan digagas atas terjadinya sejarah panjang pada masa penjajahan.
“Festival Anyer-Panarukan jadi obrolan panjang bersama Gubernur Banten (Andra Soni-red) dan beberapa menteri termasuk Mendes PDT (Yandri Susanto-red) semuanya menyambut baik. Anyer-Panarukan itu artefak sejarah yang harus dihidupkan,” ujarnya.
Ia menuturkan, pembangunan infrastruktur jalan yang dilakukan pada jaman penjajahan mampu membuat pertumbuhan ekonomi di Pulau Jawa meningkat secara signifikan.
BACA JUGA : Pesona Krakatau Anyer, Hotel dengan Best View Pantai di Berbagai Sudut
“Seperti kita rasakan hari ini, pertumbuhan ekonomi di Pulau Jawa begitu dahsyatnya karena jalan raya Anyer-Panarukan. Inilah kemudian yang hendak kita jadikan seperti festival,” katanya.
Lebih lanjut Rio berharap, Festival Anyer-Panarukan bisa memunculkan investasi yang berdampak pada tumbuh kembangnya masyarakat secara ekonomi, pengentasan kemiskinan, dan pemberdayaan UMKM.
“Isi kegiatan ini contohnya seperti semacam olahraga, fun run, pengajian, pertukana santri dan komoditas, tapi ini baru ide dan belum disetujui. Mudah-mudahan kita laksanakan di tahun ini, karena di bulan Agustus ulang tahun Kabupaten Situbondo dan Oktober ulang tahun Kabupaten Serang,” paparnya. (***)
















