BANTENRAYA.COM – Badan Usaha Milik Desa atau Bumdes Maju Bersama Desa Gerendong, Kecamatan Koroncong, Kabupaten Pandeglang, tengah konsen mengembangkan sektor pertanian di bidang tanaman cabai. Budidaya tanam cabai yang dikelola Bumdes Maju Bersama di lahan seluas satu hektare di Desa Gerendong.
Kepala Desa Gerendong, Romdoni Pandeglang mengatakan, budidaya tanaman cabai Bumdes Maju Bersama menunjukkan perkembangan yang sangat baik. Dalam waktu tiga bulan, tanaman cabai tersebut sudah beberapa kali panen. “Alhamdulillah hasil tanam cabai maksimal. Untuk sekali tanam, sudah tujuh kali panen,” kata Doni, Senin (2/2).
Doni menilai, usaha tanaman cabai yang dikelola oleh Bumdes sudah menghasilkan pendapatan asli desa di Pandeglang. Sehingga kedepan penjualan cabai yang dihasilkan oleh Bumdes bisa meraup untung untuk kemajuan desa.
“Sudah menghasilkan sekitar Rp 18 juta. Uang yang masuk dari Bumdes menjadi pendapatan desa yang nantinya digunakan untuk modal usaha,” jelasnya.
BACA JUGA : Tak Pakai Helm di Pandeglang, Puluhan Kendaraan Terjaring Operasi Keselamatan
Kata Doni, harga cabai yang dijual oleh Bumdes sesuai dengan harga pasar. Usaha yang dikelola Bumdes, bekerja sama dengan kelompok tani, lantaran Desa Gerendong merupakan daerah pertanian. “Untuk harga relatif stabil. Pengelolaannya sama kelompok tani, dan komoditas cabai ini menjadi andalan Desa Gerendong,” ujarnya.
Selama proses tabur benih hingga panen, kata Doni, para kelompok tani mendapatkan pendampingan dan pemantauan dari penyuluh pertanian. Dengan harapan tanaman cabai yang dikelola Bumdes berkualitas baik. “Selalu dipantau sama penyuluh. Semoga cabai yang kami tanam tidak terkena hama,” katanya.
Dia berharap, usaha tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan warga desa, sehingga ketahanan pangan warga dapat terjaga dengan baik.
“Dengan kerja keras pengurus, Bumdes Maju Bersama diharapkan terus berkembang dan mampu meningkatkan kesejahteraan, ekonomi desa, dan membantu pangan warga,” harapnya. (***)


















