BANTENRAYA.COM – PT Bipo Teknologi Otomotif sebagai main diler penjualan mobil BYD di Cilegon, optimis menyambut transisi pergantian kendaraan konvensional ke elektric vehicle (EV).
Branch Manager BYD Cilegon Didik Indra Mirwantara mengatakan, dengan karakteristik konsumen yang sudah modern dan mau menerima perubahan, Kota Cilegon memiliki potensi yang besar untuk menorehkan capaian positif pada sektor otomotif.
“Dibangunnya diler yang pasti ada prospek yang menjanjikan, Cilegon ini daerah industri culture masyarakat lebih modern dan menerima perubahan,” kata Didik kepada Bantenraya.com, di Jalan Bojonegara – Serdang Cibeber, Kota Cilegon, Senin 2 Februari 2026.
Didik menyebut, jika BYD menjadi market leader untuk kendaraan roda empat EV terutama dengan produk andalannya BYD Atto 1 seharga Rp200 jutaan yang berhasil mencatat penjualan hingga 22.582 unit sepanjang tahun 2025.
“Intinya respon masyarakat sejauh ini positif banyak yang pengen tau, namun untuk keputusan pembelian mobil listrik butuh diskusi dan edukasi, beda dengan Jakarta, yang tingkat kemacetan belum padat, sementara di Cilegon kota kecil, migrasi orang juga minim,” imbuhnya.
Meski demikian, Didik belum bisa menentukan besaran target yang akan dicapai pada tahun 2026, lantaran kondisi ekonomi makro yang belum pasti ditambah kebijakan insentif mobil listrik yang belum jelas.
BACA JUGA : Mobil Listrik Sedan BYD Seal Miliki 4 Keunggulan Utama
“Kalau melihat pasar otomotif tidak jauh seperti 2025, sebagai pemain baru, kami memiliki optimisme karena semakin banyak kebutuhan di masyarakat akan cari kendaraan yang lebih menekan biaya operasional biasanya pakai bensin kan bisa 75 persen lebih hemat,” papar Didik.
Selain itu, Didik menegaskan jika kendaraan EV memiliki perawatan yang sangat mudah. Jika mobil dengan bahan bakar bensin perlu melakukan servis berkala pada penggunaan 5.000 kilometer, sementara untuk mobil EV bisa mencapai 20 ribu kilometer.
“Banyak program yang kita tawarkan dengan kemudahan pembiayaan. Untuk unit di awal tahun ini terbatas, karena banyak yang ingin ambil insentif tahun lalu, jadi ready namun terbatas,” kata Didik.
Sebagai informasi, diler BYD Cilegon kini beroperasi dengan area yang luas hingga menampung display 8 unit mobil, termasuk layanan servis yang mulai beroperasi.(***)


















