BANTENRAYA.COM – Seorang pelajar Sekolah Dasar atau SD di Kabupaten Pandeglang, harus kehilangan nyawa usai terpental dari sepeda motor milik tukang ojek yang ditumpanginya di Jalan Raya Gardutanjak-Pandeglang pada Selasa, 27 Januari 2026 siang.
Sepeda motor yang ditumpangi korban diduga mengalami kecelakaan tunggal menghindari jalan berlubang, antaran, Jalan Raya Gardutanjak-Pandeglang mengalami kerusakan cukup parah.
Korban meninggal dunia diduga usai terpental dari sepeda motor ke jalan raya, yang diduga masuk kolong ban belakang mobil siaga desa dari Kabupaten Pandeglang.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Bantenraya.com, usai terlindas mobil desa, korban dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah atau RSUD Berkah Pandeglang untuk mendapat penanganan medis.
Sayangnya, saat dilarikan ke rumah sakit, korban sudah dalam keadaan meninggal dunia.
Korban sudah diserahkan kepada pihak keluarga untuk di makamkan di rumahnya di Pandeglang.
BACA JUGA: Ombudsman Banten Soroti Kapasitas Tempat Tidur RSUD dr Adjidarmo yang Tidak Memadai
“Posisi jalan raya sepi, saya kan ambil tengah karena menghindar lubang. Tidak tahu ada motor menyalip dari kiri kencang. Karena menghindar lubang motor oleng, korban jatuh ke bawah mobil,” kata Bayu, sopir mobil siaga desa, ditemui di Polres Pandeglang.
Bayu mengatakan, saat kejadian korban langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis, hingga mengantarkan korban ke rumah duka.
“Saya sempat banting setir. Pas kejadian langsung menepi. Saya langsung bawa korban ke mobil dibawa ke rumah sakit. Kebetulan di mobil juga ada pasien,” ujarnya.
Danru 2 Unit Gakkum Lantas Polres Pandeglang, Aipda Gungun Gunawan membenarkan, kasus kecelakaan yang menimpa korban akibat menghindari jalan berlubang.
“Dugaan sementara korban naik motor sama tukang ojek. Di lokasi tukang ojek menghindari lubang, jatuh ke kanan. Lalu korban masuk ke kolong mobil siaga desa,” terangnya.***
















