BANTENRAYA.COM – Nelayan di Pandeglang Selatan diimbau tidak menggunakan alat tangkap ikan terlarang saat menangkap ikan.
Alat tangkap ikan yang tidak boleh digunakan nelayan Selatan diantaranya jenis apolo, arad, dan gardan.
Pasalnya, alat tangkap terlarang dapat merusak ekosistem laut yang meliputi tumbuhan, dan karang.
Kepala Dinas Perikanan Pandeglang, Haji Uun Junandar mengatakan, keberadaan alat tangkap terlarang di Pandeglang Selatan sudah berkurang.
Saat ini para nelayan sudah beralih menggunakan alat tangkap ramah lingkungan.
“Nelayan di kita sudah pada tahu mana alat tangkap yang dilarang dan mana alat tangkap yang ramah lingkungan. Jadi nelayan di kita sudah pada beralih kepada alat tangkap yang ramah lingkungan,” kata Uun, ditemui di kantornya, Selasa, 27 Januari 2026.
Kata Uun, dinasnya terus berupaya memberikan pendampingan kepada para nelayan, diantaranya untuk menggunakan alat tangkap ramah lingkungan saat menangkap ikan di laut, lantaran nelayan dilarang menggunakan alat tangkap yang dapat merusak ekosistem laut.
BACA JUGA: Bekas Tambang Dijadikan Stockpile Bahan Galian, Gunakan Akses JLS Karena Cepat dan Lebar
“Kami fokus kepada pemberdayaan nelayan. Kami selalu ingatkan nelayan untuk menggunakan jaring yang ramah lingkungan saat menangkap ikan, dan tidak merusak biota laut,” ujarnya.
Jika ada nelayan yang menggunakan alat tangkap terlarang, kata Uun, pemerintah akan menindak tegas para pemilik perahu.
Sebab, selain melanggar peraturan pemerintah, alat tangkap terlarang dapat merusak biota laut, karena tidak ramah lingkungan.
“Penertiban alat tangkap nelayan kewenangan Dinas Perikanan Provinsi Banten. Tapi kami hadir memberikan pemberdayaan kepada nelayan dan mengimbau mereka tidak menggunakan alat tangkap terlarang,” terangnya.
Uun menjelaskan, saat ini para nelayan sudah mulai melaut, meski pada akhir tahun 2025 terdampak cuaca buruk, sehingga banyak nelayan tidak melaut.
Diimbau kepada nelayan untuk mengutamakan keselamatan saat melaut.
BACA JUGA: Komitmen Transisi Energi Diperluas, ITPLN Akan Buka Program PSDKU
“Berdasarkan laporan, sekarang nelayan sudah pada pergi melaut. Kondisi cuaca sudah cerah dan bagus. Diharapkan kepada nelayan untuk tetap waspada saat menangkap ikan,” jelasnya.***
















