BANTENRAYA.COM – Jalur kereta api yang membentang dari Merak hingga Banyuwangi, menjadi urat nadi yang mendukung mobilitas penduduk untuk bepergian.
Seperti yang diketahui bersama, jalur kereta api di Indonesia tidak hanya menyimpan nilai sejarah yang mendalam dan penuh cerita.
Namun, ada banyak jalur kereta api yang menawarkan panorama pemandangan alam yang begitu indah seperti persawahan, pegunungan, hingga laut.
Bagi para pelancong yang ingin menikmati perjalanan kereta api dengan pemandangan yang indah, berikut Bantenraya.com kutip dari KAI tiga jalur kereta api dengan panorama yang menakjubkan.
1. Jalur Kereta Api Purwakarta Padalarang
Jalur kereta ini termasuk legendaris kereta api rute Jakarta ke Bandung yang pernah mengalami masa kejayaan dengan layanan KA Parahyangan, KA Argo Gede, dan KA Argo Parahyangan.
Jalur kereta api Purwakarta Padalarang telah dioperasikan sejak 2 Mei 1906 oleh Staatsspoorwegen (SS).
BACA JUGA : 38 Ribu Penumpang Kereta Api Batalkan Perjalanan Imbas Rel Kebanjiran
Jalur kereta api menjadi primadona sejak zaman kolonial Belanda karena menghubungkan dua kota besar di Jawa yaitu Jakarta dan Bandung dengan lebih singkat.
Bahkan pada era tersebut, dijalankan layanan KA Vlugge Vier rute Jakarta-Bandung sejauh 175 km dengan waktu tempuh 2 jam 45 menit.
Jalur kereta api Purwakarta-Padalarang dikenal sebagai jalur lintas pegunungan yang memiliki banyak jembatan panjang dan tinggi melintasi lembah. Selepas Stasiun Purwakarta, kereta api akan mulai menanjak dan menikung meliuk-liuk punggungan bukit.
Dari kejauhan, penumpang juga akan disuguhkan pemandangan Waduk Jatiluhur di balik bukit. Selanjutnya, jalur kereta api akan banyak melintasi persawahan hijau terasering yang memanjakan mata.
Di jalur kereta api Purwakarta-Padalarang, kita juga akan melintasi Jembatan Cisomang yang merupakan jembatan kereta api tertinggi yang masih aktif di Indonesia dengan ketinggian hampir 100 meter.
Selanjutnya, penumpang juga akan melintasi Terowongan Sasaksaat yang merupakan terowongan kereta api terpanjang yang masih aktif di Indonesia dengan panjang mencapai 949 meter dan telah beroperasi sejak tahun 1903.
2. Jalur Kereta Api Bogor-Sukabumi-Cianjur
Jalur kereta api ini dibangun oleh Staatsspoorwegen (SS) dan beroperasi secara penuh pada 10 Mei 1883.
Jalur kereta api ini termasuk yang tertua di Provinsi Jawa Barat dan berada di bawah pengelolaan PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi I Jakarta serta Daerah Operasi II Bandung.
BACA JUGA : Penumpang Kereta Api di Stasiun Rangkasbitung Tembus 15 Ribu Orang Sehari
Jalur ini menawarkan pesona menyusuri lembah Sungai Cisadane tak lama selepas Stasiun Bogor Paledang hingga Stasiun Maseng.
Tidak hanya itu, penumpang juga akan disuguhkan panorama Gunung Salak dan Gunung Pangrango menjelang Stasiun Cigombong. Selepas Stasiun Sukabumi, kita akan melintasi wilayah pedesaan dengan pemandangan persawahan nan permai.
Jangan lupa untuk mengabadikan momen kereta api menyusuri Terowongan Lampegan sepanjang 686 meter yang merupakan terowongan kereta api tertua di Jawa Barat dan telah beroperasi sejak tahun 1882.
3. Jalur kereta api Prupuk-Purwokerto- Kroya
Jalur kereta api terindah di Indonesia yang wajib dicoba lainnya adalah jalur kereta api Prupuk-Purwokerto-Kroya. Jalur kereta api ini merupakan salah satu jalur utama lintas selatan Jawa dan sering dilintasi oleh kereta api relasi Jakarta-Yogyakarta PP, Jakarta-Solo PP, bahkan Jakarta-Surabaya PP.
Jalur kereta api Prupuk-Purwokerto-Kroya mulai dioperasikan pada rentang tahun 1916 hingga 1917 oleh Staatsspoorwegen (SS).
Lintasan antara Prupuk-Purwokerto didominasi pegunungan tepatnya Pegunungan Pembarisan dan kaki Gunung Slamet. Untuk jalur dari Purwokerto hingga Kroya merupakan lintas datar yang melintasi lembah Sungai Serayu. Jalur ini dioperasikan sebagai shortcut lintasan Jakarta-Yogyakarta-Surabaya agar tidak memutar terlalu jauh melalui Bandung.
Usai melintasi Stasiun Prupuk, jalur kereta api mulai menanjak dan meliuk-liuk melintasi bukit hingga Stasiun Linggapura dan Stasiun Bumiayu. Ada beberapa jembatan yang dilintasi seperti Jembatan Tonjong, Jembatan Kali Kalong, Jembatan Kali Glagah, dan Jembatan Kalibelang.
BACA JUGA : Tekan Angka Kecelakaan Kereta Api, Pemkot Serang Bangun Kawasan Perlintasan
Selepas Stasiun Bumiayu, kita akan disuguhkan pemandangan Jembatan Sakalibel yang merupakan jembatan terpanjang di lintas Prupuk-Purwokerto dengan panjang 298 meter melintasi Kali Keruh Bumiayu.
Selanjutnya, kereta api akan melintasi banyak persawahan terasering, hutan, dan pemandangan Gunung Slamet dari kejauhan hingga Stasiun Purwokerto.
Itulah beberapa jalur kereta api di Indonesia yang punya pemandangan indah, masih banyak tempat indah lainnya yang bisa terus di eksplor, tertarik mencoba?.(***)



















