BANTENRAYA.COM – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sumurbandung, Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak sukses mengembangkan budidaya dan agrowisata melon hidroponik.
Model bisnis tersebut bahkan mampu mengundang wisatawan untuk berkunjung dan saat ini, melon hidroponik Desa Sumurbandung sudah mulai melakukan masa pemanenan pertama.
Kepala Desa Sumurbandung, Budi Setiawan menjelaskan, salah satu hal yang bisa dirasakan oleh para wisatawan yang berkunjung ialah bisa turut melakukan pemetikan melon langsung.
“Sebelumya memang sudah dibuka, tapi sat ini berbarengan dengan masa panen perdana hingga wisatawan bisa menikmati wisata petik melon,” kata Budi, Kamis, 22 Januari 2026
Tak hanya dari sisi agrowisata, Budi menjelaskan hasil panen melon di musim pertama ini juga turut memberikan dampak ekonomi.
Dia menyebut di hari pertama panen ini pihaknya mendapatkan sekitar 70 butir melon dan mengantongi pendapatan hingga Rp4 juta.
Meski tak terlalu besar, program ini tentu menjadi angin segar bagi BUMDes untuk dijalankan dalam jangka panjang.
“Jadi di panen pertama ini ada sekitar 70 butir. Dan nanti bakal dipanen lagi kira-kira pekan depan, menunggu buah yang lain ikut matang,” tuturnya. Budi menjelaskan bahwa ke depan, evaluasi akan terus dilakukan agar produk yang dihasilkan lebih maksimal.
Salah seorang pengunjung, Sri Wahyuni (25), mengaku tertarik berkunjung setelah melihat potensi agrowisata ini di media sosial.
“Buah melonnya besar-besar dan terlihat sehat. Lokasinya juga strategis untuk wisata edukasi, sangat bagus jika terus diperluas,” kata Sri. ***



















