BANTENRAYA.COM – Kompensasi Dampak Negatif (KDN) kerja sama pemprosesan sampah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) segera cair.
Pengiriman sampah Kota Tangsel ke Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Cilowong, Kelurahan Cilowong, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, pun berlanjut.
Perihal KDN kerja sama pemrosesan sampah Kota Tangsel disampaikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Serang Farach Richi, Selasa 20 Januari 2026.
BACA JUGA: Jangan Tergiur Harga Murah Gadget Refurbish, 7 Hal Penting yang Jangan Sampai Lolos Sebelum Membeli
Kepala DLH Kota Serang Farach Richi mengatakan, kerja sama pemrosesan sampah Tangsel masih berlanjut.
“Insya Allah sekarang lagi finalisasi untuk surat keputusan otorisasinya SK Walikota untuk pencairan KDN dari Tangsel. Dan insya Allah akan kita salurkan maksimal hari Kamis (hari ini),” ujarnya, kepada Bantenraya.com.
Menurut dia, nominal besaran KDN yang akan diterima oleh warga Kecamatan Taktakan bervariatif.
BACA JUGA: Baznas Cilegon Gercep Bantu Warga Kurang Mampu yang Sakit Berat
“Variatif. Dan saya nggak hafal ya, nanti kalau misalnya untuk per KK, atau apanya nanti kalau sudah dicairkan nanti kita gambarnya seperti apa,” ucap dia.
Farach menjelaskan, ada beberapa indikator yang membedakan nominal besaran KDN bervariatif.
“Ya kan ada beberapa indikator, pertama radius atau jarak, terus yang kedua yang terdampak benar. Benar, terlewati, terdampak bau, terdampak misalnya air lindi gitu, sama ada kalau yang terdampak sama radius paling dekat itu hitungannya per KK, jelasnya.
Ia menyebutkan, total KDN sampah Tangsel yang diberikan lebih dari tiga miliar rupiah.
“Rp 3,3 miliar. Kalau jumlah KKnya nggak hafal saya se Kecamatan Taktakan,” tutur Farach.
Farach menegaskan, pengelolaan sampah Tangsel sudah langsung berjalan hanya jeda sehari, usai adanya audiensi warga Kecamatan Taktakan di kantor Kecamatan Taktakan beberapa waktu lalu.















