BANTENRAYA.COM – Salah satu tugas penting pemuda adalah berperan aktif dalam pembangunan.
Atas dasar itu, pemuda didorong untuk melahirkan karya dan berperan mendorong perekononian.
Salah satu yang dilakukan adalah pemuda harus mampu menjadi pelaku usaha dan mandiri secara perekonomian.
Ketua Dewan Pimpinan Daerah atau DPD Himpunan Pemuda Al Khariyah atau HPA Ruslan menjelaskan, peran pemuda tidak terlepas sebagai agen perubahan untuk masa yang akan datang. Atas dasar itu keterlibatan dalam pembangunan terutama ekonomi harus mampu diwujudkan.
“Pemuda itu harapan bangsa, harapan untuk meningkatkan kesejahteraan bangsa, baik melalui karya yang bisa di up menjadi UMKM, dan ini bisa sedikit demi sedikit meningkatkan ekonomi bangsa Indonesia,” katanya, Rabu 14 Januari 2026.
BACA JUGA: Gedung Eks Matahari Lama Cilegon Mulai Dibersihkan, Bakal Jadi Gedung UMKM
Ruslan menyatakan, era persaingan terbuka sekarang mengharuskan pemuda terus melakukan inovasi, menjadi penting agar bisa mandiri secara ekonomi.
“Adanya talkshow kepemudaan diharapkan membuat pemuds terinsporasi dan terus melahirkan sebuah karya dan nantinya bisa membangun UMKM secara mandiri,” pungkasnya.
Dosen Universitas Al Khairiyah Rizmi Samsul Rizal menyatakan, dalam sejarahnya pemuda memegang menjadi kaum elit yang memegang peran penting kemajuan.
Kini, pemuda tentu dituntut untuk memiliki daya saing secara ekonomi dan terus berinovasi membangun masyarakat.
“Dunia terus berinovasi dan muncul karya-karya baru dari kaum muda. Bagaimana teknologi dikuasai para pemuda. Dan akhirnya melahirkan pelaku ekonomi dari kalangan muda. Pemuda di Cilegon tentu harus didorong untuk terus melahirkan karya,” pungkasnya.***
















