Sabtu, 14 Maret 2026
Banten Raya
  • Daerah
  • NasionalNew
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
Banten Raya
  • Daerah
  • NasionalNew
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal
Sabtu, 14 Maret 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Banten Raya
  • Daerah
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal

Banjir Rendam 178,5 Hektare Sawah di Banten, Petani Gagal Panen

Akhmad Raffi Oleh: Akhmad Raffi
6 Januari 2026 | 20:12
Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten, Agus M Tauchid. banjir rendam ratusan hektar sawah

Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten, Agus M Tauchid. (Raffi/Bantenraya.com)

Bagikan Ke WhatsAppBagikan Ke FacebookBagikan Ke TwitterBagikan Ke Telegram

BANTENRAYA.COM – Bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Provinsi Banten sejak akhir 2025 berdampak langsung pada sektor pertanian.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mencatat, ratusan hektare lahan persawahan mengalami puso atau gagal panen akibat terendam banjir yang dipicu tingginya curah hujan.

Hal itu sebagaimana dikatakan oleh Kepala Dinas Pertanian (Distan) Provinsi Banten, Agus M Tauchid, yang mengungkapkan jika hingga 2 Januari 2026, pihaknya mencatat sebanyak 2.093 hektare lahan persawahan di empat kabupaten dan satu kota terendam banjir.

ADVERTISEMENT

BACA JUGA: Longsor di Padarincang Masih Mengancam, Warga Dilarang Masuk Kampung Cibodas

Beberapa wilayah terdampak meliputi Kabupaten Pandeglang, Lebak, Serang, Tangerang, serta Kota Serang.

“Banjir yang terjadi di akhir tahun 2025 melanda 29 kecamatan dan 79 desa di lima wilayah Kabupaten/Kota,” kata Agus, Selasa, (6/1/2026).

Agus menjelaskan, meski sebagian genangan air mulai surut, akan tetapi dampak kerusakan pada lahan pertanian tidak dapat dihindari.

Dari total lahan yang terendam, sekitar 444 hektare dilaporkan sudah mulai kering, namun sebanyak 178,5 hektare dinyatakan mengalami puso atau gagal panen total.

Ia menyebut, intensitas hujan yang sangat tinggi menjadi faktor utama terjadinya banjir.

BACAJUGA:

lbh

Audiensi LBH Polem dan Dirjenpas Banten, Soroti Implementasi Regulasi Akses dan Kewenangan Advokat di Rutan

14 Maret 2026 | 15:10
Seorang buruh harian lepas dari PT Asisten Sinar Indopratama bernama Ahmad Afifuddin (33) yang di pecat usai memprotes pemberian THR. (Andika/Bantenraya)

Protes Pemberian THR, Buruh di Kabupaten Serang Dipecat

14 Maret 2026 | 14:09
Posko Mudik 2026 GP Ansor Banten

Posko Mudik 2026 GP Ansor Banten: Pelayanan Kepada Masyarakat Jelang Hari Raya Idul Fitri

14 Maret 2026 | 09:30
Ketua DPW Partai Nasdem Provinsi Banten Wahidin Halim (pakai peci). (Muhamad Tohir/ Bantenraya.com)

Susun Strategi dari Sekarang, Nasdem Banten Incar Kursi Pimpinan DPRD di Pileg 2029

14 Maret 2026 | 08:10

Kondisi tersebut menyebabkan sungai meluap dan aliran air tersumbat di sejumlah titik, sehingga merendam area persawahan dalam waktu cukup lama.

“Penyebab utama adalah intensitas hujan yang sangat tinggi selama beberapa hari, yang mengakibatkan sungai meluap dan aliran air tersumbat,” ungkapnya.

Lebih lanjut, berdasarkan data dari Distan Provinsi Banten, Kabupaten Pandeglang menjadi wilayah dengan lahan terendam terluas, yakni mencapai 880 hektare, dengan luas puso sebesar 21 hektare.

Kabupaten Serang mencatat angka gagal panen tertinggi, yaitu 101 hektare dari total 760 hektare lahan yang terdampak.

Sementara itu, Kabupaten Lebak mengalami banjir di lahan seluas 133 hektare dengan 50 hektare di antaranya mengalami puso.

Kabupaten Tangerang tercatat memiliki lahan terdampak seluas 124,5 hektare dengan puso 6,5 hektare.

Adapun Kota Serang mengalami genangan di lahan seluas 195,5 hektare, namun tidak ada lahan yang dilaporkan gagal panen.

“Jadi untuk yang paling tinggi alami puso ada di wilayah Kabupaten Serang,” tutur Agus.

Agus mengakui, angka puso pada awal 2026 ini cenderung lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya karena cakupan banjir yang lebih luas.

Meski demikian, ia menilai dampak banjir terhadap sektor pertanian di Banten masih relatif moderat jika dibandingkan dengan kondisi di sejumlah provinsi lain secara nasional.

“Memang tahun ini lebih tinggi, tapi kalau secara nasional akibat hujan lebat ini, kita masih paling moderat,” ujarnya.

Sebagai langkah penanganan pascabanjir, Agus mengatakan jika pihaknya telah menyiapkan bantuan bagi petani terdampak.

Saat ini, kata Agus, tersedia cadangan benih daerah (CPD) sebanyak lima ton yang siap disalurkan ke wilayah terdampak sesuai kebutuhan di lapangan.

“Sesuai arahan Gubernur, kami akan menyalurkan bantuan benih, dan jika kebutuhan di lapangan melampaui stok yang ada, kami akan segera berkoordinasi dengan pemerintah pusat,” jelasnya. ***

Editor: Dede Yusup
Tags: Bantenbencana banjirGagal Panenlahan persawahan
Previous Post

Longsor di Padarincang Masih Mengancam, Warga Dilarang Masuk Kampung Cibodas

Next Post

Siap-siap! TPP ASN Pemkot Cilegon Dipangkas hingga Rp2,4 Juta, Sudah Diteken Plt Sekda

Related Posts

lbh
Daerah

Audiensi LBH Polem dan Dirjenpas Banten, Soroti Implementasi Regulasi Akses dan Kewenangan Advokat di Rutan

14 Maret 2026 | 15:10
Seorang buruh harian lepas dari PT Asisten Sinar Indopratama bernama Ahmad Afifuddin (33) yang di pecat usai memprotes pemberian THR. (Andika/Bantenraya)
Daerah

Protes Pemberian THR, Buruh di Kabupaten Serang Dipecat

14 Maret 2026 | 14:09
Posko Mudik 2026 GP Ansor Banten
Daerah

Posko Mudik 2026 GP Ansor Banten: Pelayanan Kepada Masyarakat Jelang Hari Raya Idul Fitri

14 Maret 2026 | 09:30
Ketua DPW Partai Nasdem Provinsi Banten Wahidin Halim (pakai peci). (Muhamad Tohir/ Bantenraya.com)
Daerah

Susun Strategi dari Sekarang, Nasdem Banten Incar Kursi Pimpinan DPRD di Pileg 2029

14 Maret 2026 | 08:10
Ilustrasi beasiswa kuliah di University College London (UCL). (Freepik.com/ rawpixel.com)
Daerah

Kuliah di UK Tanpa Ribet Biaya? UCL Global Undergraduate Scholarship Solusinya!

14 Maret 2026 | 07:15
Siswa siswi MAN 1 Serang mengikuti rangkaian pesantren kilat, kemarin, (Andika/Bantenraya.com)
Daerah

Gelar Pesantren Kilat, Siswa MAN 1 Serang Diberi Wawasan Bulan Suci Ramadan

14 Maret 2026 | 06:05
Load More

Popular

  • OPD

    Walikota Serang Budi Rustandi Instruksikan Seluruh OPD Beralih ke Transaksi Digital

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Heboh Pendakwah Inisial SAM Dilaporkan Atas Dugaan Kasus Pelecehan, Netizen Seret Nama Syaikh Ahmad Al Misry

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Viral Isu Dugaan Praktik Pungli Pencairan Dana Sertifikasi Guru Agama, Kemenag Kota Tangerang: Itu Tidak Benar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • GRATIS! Link Download Logo Milad ke-62 IMM 2026, Lengkap dengan Filosofinya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dikaitkan Kasus Pelecehan Pendakwah Inisial SAM, Ustad Solmed Buka Suara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan Bopeng-bopeng, Gubernur Banten Tagih Komitmen Pengelola Tol Tangerang-Merak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • HMI Cilegon Dukung Langkah Tegas Penutupan Akses Tambang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tiga Bulan Anggaran Sekolah Gratis Belum Dibayar, Dindikbud Banten Dinilai Tidak Profesional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Selamat Milad IMM ke-62 Tahun 2026! Cek 12 Ucapan yang Dapat Dibagikan dengan Mudah di Medsos

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rayakan HUT Persib Bandung ke-93, Ribuan Bobotoh Tumpah Ruah di Jembatan Layang Prof. Dr. Mochtar Kusumaatmadja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Petugas Dapur SPPG Yayasan Sukaratu 6, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang, memperlihatkan selembar surat cinta dari siswa yang terselip dalam ompreng MBG, Rabu 11 Februari 2026. (Dokumentasi Bantenraya.com)

Selipkan Pesan di Ompreng MBG, Peserta Didik di Pandeglang Request Menu: Minta Nasi Goreng hingga Ayam

12 Februari 2026 | 05:00
SMAN 1 Cimarga

Pengakuan Siswi SMAN 1 Cimarga yang Ikut Mogok Sekolah, Bukan Dukung Siswa Merokok tapi……

18 Oktober 2025 | 12:16
Pemprov Banten kembali membuka pendaftaran mudik gratis

Banyak yang Mengundurkan Diri, Pemprov Banten Buka Ulang Pendaftaran Mudik Gratis

24 Februari 2026 | 14:42
Kabupaten serang PT PWI

Sempat Produksi Sepatu di Kabupaten Serang, PT PWI 1 Bakal Bangkit Buka Usaha Baru di Cikande

2 Februari 2026 | 17:11

Dukung Pemulihan Ekonomi Nasional, Bjb Backup Total Pembiayaan UMKM

Asooooy… Kepala Desa akan Diajak Studi Banding ke Korea dan China

Seluruh Ospek di Kampus Diputuskan Digelar Online, Termasuk di Banten

Mudik Resmi Dilarang, Efektif 24 April

in your radiant

Sinopsis In Your Radiant Season Episode 7 Sub Indo: Nana Atelier Sambut Kedatangan Sunwoo

14 Maret 2026 | 15:55
lbh

Audiensi LBH Polem dan Dirjenpas Banten, Soroti Implementasi Regulasi Akses dan Kewenangan Advokat di Rutan

14 Maret 2026 | 15:10
Seorang buruh harian lepas dari PT Asisten Sinar Indopratama bernama Ahmad Afifuddin (33) yang di pecat usai memprotes pemberian THR. (Andika/Bantenraya)

Protes Pemberian THR, Buruh di Kabupaten Serang Dipecat

14 Maret 2026 | 14:09
arsenal

Premier League Arsenal vs Everton, Ujian Konsisten The Gunners Sebagai Pemuncak Klasemen

14 Maret 2026 | 13:52

Tag

2022 Andra Soni ASN banjir Banten Beasiswa BRI Brigadir J BRI Super League Cilegon drakor drama Korea Harga Tiket Helldy Agustian Indonesia Jadwal jadwal tayang Kabupaten Lebak kabupaten serang Kota Cilegon Kota Serang Lebak link nonton link twibbon lowongan kerja Pandeglang Pemkot Cilegon pemkot serang Pemprov Banten pilkada Preman Pensiun 6 Preman Pensiun 7 profil provinsi banten Ramadhan Robinsar serang sinopsis spoiler spoiler sub indo Timnas Indonesia Twibbon UMKM viral
ADVERTISEMENT
Banten Raya

© 2026 Banten Raya - Berkualitas dan Berbeda

Nomor ID Pers : 26666 | Status Pendataan : Terverifikasi Faktual | Sertifikat : 1393/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Digital Banten Raya
  • Ecommerce Banten Raya
  • Siding Banten Raya
  • Share Banten Raya

Ikuti Kami

  • Daerah
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal

© 2026 Banten Raya - Berkualitas dan Berbeda