BANTENRAYA.COM – Enam cara ini bisa memudahkan ilmu diterima oleh otak, simak artikel berikut ini.
Cara ini dijelaskan langsung oleh tokoh muslim, Abu Abdullah Muhammad As-syafi’i atau biasa dikenal imam Syafi’i.
Imam Syafi’i sudah berguru kepada banyak imam, jadi sudah tidak diragukan lagi cara beliau saat belajar.
Baca Juga: 265 Kepala Desa Terpilih, Bupati Iti Persiapkan Pelantikan
1.Kecerdasan
Pintar dan cerdas berbeda, pintar itu orang yang pandai, sedangkan kecerdasan itu orang yang cerdik, cermat dalam melihat sesuatu.
Kita diharuskan cerdas agar ilmu mudah diterima di otak.
Contohnya, kita cerdas dalam memilih ilmu, pilihlah pelajaran yang pas dan cocok untuk kita.
Baca Juga: Karoseri Laksana Luncurkan Medium Bus Double Glass, Begini Penampakannya
2. Semangat
Sudah jelas, jika kita tidak semangat, maka ilmu akan sulit diterima.
Biasakan bangun pagi melakukan hal yang positif, olahraga atau bersih-bersih.
Jangan lupakan sarapan.
Baca Juga: Ini Kriteria Lelaki yang Dicari Hana Hanifah, Cek Siapa Tahu Kamu Termasuk
3. Kesungguhan
“Man jadda, wa jada” siapa yang bersungguh-sungguh, maka ia akan mendapatkanya.
Yakinlah bahwa pelajaran yang kita pilih bisa berguna untuk hal yang positif.
4. Harta benda
Tidak sopan jika kita tidak membalas budi kepada guru kita.
Baca Juga: Intip Foto Hana Hanifah Berhijab, Warganet: Subhanallah Cantik
Kita mendapatkan ilmu yang bermanfaat, maka guru pun harus mendapatkan harta benda untuk menghidupi keluarganya.
5. Dekat dengan guru
Jika menurut kita guru tersebut cara mengajarnya sulit dimengerti, kita bisa cari guru lain.
Ada juga guru yang mengerti muridnya, membiarkan murid yang tidak mengerti untuk tidur agar tidak menggangu yang mengerti.
Banyak cerita mahasiswa yang dekat dengan gurunya lalu diberi nilai yang bagus.
Baca Juga: Jaringan Listrik Diputus, Pengelola THM JLS Gunakan LSM Lobi PLN
Dekat dengan guru juga akan mengingatkan memori saat guru kita sudah lanjut usia.
Sama seperti kita tidak boleh melupakan pahlawan kemerdekaan.
Di balik kesuksesan kita, ada guru yang mengajarinya.
6. Waktu yang panjang
Sebab itulah kita bersekolah selama dua belas tahun, agar ilmu yang kita terima tetap terjaga.
Sekolah hanyalah belajar ilmu umum, tetapi pelajaran sesungguhnya ada di kehidupan.
Cara agar ilmu mudah diterima oleh otak ditulis dalam syairnya imam Syafi’i.
Berikut syairnya.
Saudaraku! Engkau tak akan mampu meraih ilmu kecuali dengan enam hal. Akan aku beritahu rinciannya dengan jejel Kecerdasan, semangat, kesungguhan, harta benda, Dekat dengan guru, dan waktu yang panjang (Imam Syafi’i).
Semoga kita menjadi manusia yang bermanfaat bagi banyak orang sebagaimana dikutip dari buku 1001 Kata Hikmah, karya KH. Samson Rahman, MA dan Imron Iskandar.***



















