BANTENRAYA.COM – Dalam rangka mencegah paham radikalime di kalangan pelajar, Polda Banten menggelar sosialisasi dan pencegahan dalam rangka penanggulangan radikalisme dan intoleransi di SMAN 2 Kota Serang.
Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Banten AKBP Meryadi mengatakan jika kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan pemahaman yang benar mengenai ancaman radikalisme dan terorisme.
“Sekaligus membentengi para pelajar dari pengaruh negatif yang dapat merusak masa depan bangsa,” katanya dalam keterangan resminya, Jumat 18 Juli 2025.
Meryadi menambahkan kegiatan yang diikuti oleh 60 peserta didik dari kelas XI dan XII ini, Polda Banten mengenalkan ciri-ciri paham radikal dan metode penyebarannya.
“Kami juga sampaikan cara-cara preventif yang bisa dilakukan oleh pelajar dalam menangkal pengaruh terorisme, baik di dunia nyata maupun digital,” tambahnya.
Wakil Kepala Sekolah SMAN 2 Kota Serang, Sulaiman mengapresiasi Polda Banten yang mempercayakan sekolahnya sebagai tuan rumah dalam kegiatan edukatif tersebut.
Baca Juga: Libas Berbagai Medan Jalan, Mitsubishi Destinator Mengaspal di Tanah Air
“Kegiatan ini sangat penting untuk menambah wawasan para siswa tentang bahaya paham radikal yang kini mengincar generasi muda,” katanya.
Sulaiman menjelaskan pengenalan paham radikalisme dan pencegahannya, cukup penting bagi siswa-siswinya agar tidak terjerumus.
“Semoga ilmu yang diberikan hari ini dapat menjadi pelajaran berharga dan memperluas wawasan siswa dalam menjaga diri dari pengaruh buruk yang mengancam persatuan dan keamanan bangsa,” jelasnya.
Baca Juga: Teori Drakor S Line Episode 3 dan 4: Ternyata Ini Alasan Bu Guru Kyu Jin Tak Punya Garis Merah?
Salah satu pelajar SMAN 2 Kota Serang, Aditya mengaku dengan adanya kegiatan pencegahan paham radikalisme ini, dirinya banyak mendapatkan ilmu dan wawasan.
“Kegiatan ini membuka pikiran saya bahwa meskipun kita berbeda-beda suku, agama, dan latar belakang, kita tetap satu sebagai warga negara Indonesia,” tandasnya. ***



















