BANTENRAYA.COM – Puluhan sopir trailer melakukan aksi memblokir jalan masuk ke Pelabuhan Reguler ASDP Merak, Minggu, 22 Desember 2024.
Para sopir memprotes kebijakan ASDP yang dinilai tidak adil karena melarang trailer menyeberang melalui pelabuhan tersebut, sementara tronton diperbolehkan.
Berdasarkan pantauan Bantenraya.com di lokasi, puluhan sopir memarkirkan kendaraan mereka di pintu masuk Pelabuhan Reguler sebagai bentuk protes.
Baca Juga: BRI Peduli Rayakan Hari Ibu dengan Salurkan Bantuan ke Kelompok Usaha Wanita di Yogyakarta
Para sopir menyatakan keberatan karena sebagian tronton sudah diizinkan menyeberang lebih dulu, sedangkan mereka diarahkan ke Pelabuhan BBJ Bojonegara, yang antreannya sangat panjang.
Salah satu sopir trailer, Asep, mengungkapkan kekesalannya atas kebijakan tersebut. Menurutnya, kondisi di Pelabuhan Merak kosong, namun pihak ASDP tetap melarang trailer untuk menyeberang.
“Di sini (Pelabuhan Merak) kosong, tapi kami tidak diizinkan masuk, sementara tronton boleh. Jadi kami memarkirkan kendaraan di sini,” ujar Asep.
Baca Juga: Universitas Indraprasta PGRI Gelar Edutech Expo, PPG Calon Guru Diharap Jawab Tantangan Era Digital
Ia juga menegaskan bahwa kebijakan ini tidak adil, mengingat rombongan trailer diperlakukan berbeda dari kendaraan lain.
“ASDP tidak adil,” tegasnya.
Situasi serupa juga terjadi di Pelabuhan BBJ Bojonegara. Sejumlah sopir trailer melakukan aksi protes karena kapal yang dioperasikan hanya mampu memuat 4 hingga 5 truk sekaligus, sehingga antrean kendaraan menjadi sangat panjang.
Baca Juga: Nonton Aku Tak Membenci Hujan Episode 5 Full Movie Bukan Bilibili: Karang Masih Peduli dengan Andira
“Antrean di BBJ sangat panjang karena kapal yang beroperasi minim,” ujar salah satu sopir, Hermawan.
Sementara itu, Rudi Sunarko, General Manager ASDP Cabang Merak, membantah adanya aksi blokir yang dilakukan oleh sopir trailer.
Padahal, video aksi protes tersebut telah viral di media sosial dan memperlihatkan kondisi yang terjadi di Pelabuhan Merak.
Baca Juga: When The Phone Rings Episode 9 Sub Indo Full Movie: Sa Eon Akan Ungkap Identitas Aslinya?
“Tidak ada itu,” ujar Rudi singkat, membantah klaim tersebut.
Terkait kondisi di Pelabuhan BBJ Bojonegara, Rudi menyatakan bahwa hal tersebut bukan merupakan wewenang ASDP Merak.
“Itu bukan di bawah tanggung jawab kami,” pungkasnya.
Baca Juga: Bacaan Doa Selama Liburan Nataru, Lafalkan Sebelum Gas OTW Agar Setiap Perjalanan Diberi Keberkahan
Aksi protes ini menjadi perhatian publik setelah video kejadian tersebut beredar luas.
Para sopir berharap ada solusi yang adil dari pihak ASDP agar distribusi kendaraan dapat berjalan lancar, khususnya menjelang libur Natal dan Tahun Baru yang biasanya diiringi peningkatan volume kendaraan di pelabuhan.***


















