BANTENRAYA.COM – Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemnaker RI) bekerja sama dengan 21 mitra industri di Banten untuk menyelenggarakan program pelatihan vokasi dan kewirausahaan guna meningkatkan daya saing sumber daya manusia (SDM) dan mempercepat penyerapan tenaga kerja.
Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli mengatakan, prohram tersebut merupakan langkah strategis untuk mendukung pertumbuhan produktivitas industri dan kesiapan SDM dalam menghadapi tantangan global.
“Saya yakin BBPVP Serang akan menjadi pusat skilling, upskilling, dan reskilling di Banten. Dengan kolaborasi bersama industri, kita dapat bersama-sama mewujudkan Indonesia Emas 2045,” kata Yassierli saat ditemui usai kunjungannya ke Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Serang, Senin (2/12/2024),
Baca Juga: Bayar SPP Cuma Rp3.500, PAUD Terpadu Cahaya Permata Abadi Sekolah Milik Yuni Shara Viral di Medsos
Yassierli mengatakan, pihaknya mendorong industri-industri yang telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk memberikan peluang magang hingga penempatan kerja bagi tenaga kerja yang melakukan pelatihan di BBPVP.
Selain itu, pihaknya juga meminta agar pihak perusahaan dapat memastikan pelatihan yang diberikan oleh BBPVP sudah terintegrasi dengan proses bisnis dan sertifikasi yang relevan.
“Pelatihan vokasi dan kewirausahaan ini merupakan solusi strategis untuk menghadapi tantangan globalisasi dan digitalisasi di sektor ketenagakerjaan. Program Quick Wins Pelatihan Vokasi ini juga menjadi salah satu program unggulan yang bertujuan meningkatkan produktivitas dan daya saing tenaga kerja Indonesia. Program ini juga sejalan dengan visi Presiden Prabowo untuk memperkuat pembangunan sumber daya manusia, termasuk dalam bidang sains, teknologi, pendidikan, kesehatan, dan kesetaraan gender,” ucapnya.
Baca Juga: Target Naik, DLH Kota Cilegon Targetkan Retribusi Sampah Rp 4,50 Miliar di Tahun 2025
“Maka kita berharap melalui program ini dapat menciptakan ekosistem pelatihan vokasi yang lebih inklusif, kolaboratif, dan berkelanjutan dalam rangka mewujudkan Indonesia yang lebih produktif dan kompetitif melalui pembangunan SDM berdaya saing,” tambahnya.
Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Penjabat (Pj) Gubernur Banten, Al Muktabar turut mengapresiasi upaya tersebut dan menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk mengatasi tantangan ketenagakerjaan.
“Meskipun angka pengangguran menunjukkan tren menurun, tapi kita terus berupaya untuk memperluas lapangan kerja, mendorong investasi, dan mengembangkan kawasan wilayah. Semua ini kami lakukan demi menciptakan lebih banyak peluang kerja,” kata Al Muktabar.
Baca Juga: Budi-Agis Siap Pimpin Kota Serang, Guru Honorer Hingga Tukang Becak Harapkan Perubahan Nyata
Al Muktabar juga menyampaikan, betapa pentingnya penggunaan data pengangguran berbasis individu, sehingga solusi yang diterapkan lebih tepat sasaran.
“Melalui digitalisasi, pelatihan online, dan tutorial, kami bersama Kemnaker RI akan terus mengembangkan pola magang dan pelatihan untuk menjawab kebutuhan lapangan kerja secara implementatif,” jelasnya.
“Upaya ini juga menjadi salah satu wujud nyata pemerintah dalam membangun SDM-SDM kita untuk menjadi SDM yang kompeten dan siap menghadapi tantangan era modern,” pungkasnya.***















