BANTENRAYA.COM – Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Lebak, Bangbang bakal memanggil Pemerintah Desa (Pemdes) Margajaya, Kecamatan Cimarga dan Jagabaya, Kecamatan Warunggunung untuk melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) pada (14/11/2024) mendatang.
RDP akan digelar untuk mencari solusi di tengah polemik masing-masing dua kades tersandung kasus narkoba dan skandal perselingkuhan.
“Hasilnya tentu akan kita laporkan ke eksekutif untuk segera ditindaklanjuti. Karena memang kedua persoalan ini berdampak terhadap pelayanan di desa yang terganggu,” kata Bangbang kepada Banten Raya pada Selasa, 12 November 2024.
“Harus segera selesaikan, jangan sampai berlarut katema jika dibiarkan ini akan berimbas pada pelayanan kepada masyarakat,” sambungnya lagi.
Saat ini, masyarakat kedua desa mendesak agar kades yang bersangkutan mengundurkan diri dari jabatannya.
Bahkan, jajaran perangkat desa Margajaya mengancam mengundurkan diri secara masal jika desakan masyarakat tak dituruti.
Baca Juga: Kades Hegarmanah Kedapatan Pakai Atribut Paslon saat Hadiri Debat, Bawaslu Lebak Ngaku Kecolongan
Selain itu, 3 ribu warga juga menandatangani petisi dan menyegel kantor desa sebagai bentuk keseriusan atas desakan mereka.
Ketua Gerindra Lebak ini juga menilai bahwa penyegelan kantor yang dilakukan warga akan mengganggu pelayanan.
Terlebih, jika kasus ini dibiarkan berlarut tanpa ada kesepakatan antar kades dan masyarakat.
Baca Juga: Drakor Brewing Love Episode 4 Sub Indo: Link Nonton Full Movie Beserta Spoiler Bukan Bilibili
“Perangkat Desa, RT RW dan lembaga lainnya di Desa Margajaya memutuskan untuk mengundurkan diri secara masal, hingga kantor desa disegel ya. Nah ini jelas menggangu pada pelayanan administrasi. Harus segera diselesaikan,” terangnya.
Bangbang juga turut menyoroti aksi yang dilakukan masyarakat di depan Kantor Desa Jagabaya.
Terlebih, mantan istri kedua dari sang kades juga menjadi salah satu masa aksi dan turut menuntut mantan suaminya dipecat.
Baca Juga: Assriana Kennadiany Mewarisi Batik Banten Sepeninggalan Sang Ayah
“Istrinya pun bahkan ikut orasi demo. Disini kita akan coba Carikan jalan tengahnya agar persoalan ini tidak terus berlarut – larut. Harus ada tindakan konkret,” tegasnya.***















