Senin, 16 Februari 2026
Banten Raya
  • Daerah
  • NasionalNew
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
Banten Raya
  • Daerah
  • NasionalNew
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal
Senin, 16 Februari 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Banten Raya
  • Daerah
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal

DWP Banten Wujudkan Pendidikan Bebas dari Kekerasan

Satibi Oleh: Satibi
30 September 2024 | 20:54
DWP Banten Wujudkan Pendidikan Bebas dari Kekerasan

Pengurus DWP Provinsi Banten foto bersama usai kegiatan Satibi/Bantenraya.com

Bagikan Ke WhatsAppBagikan Ke FacebookBagikan Ke TwitterBagikan Ke Telegram

BANTENRAYA.COM – Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Banten Tine Al Muktabar membuka webinar dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Mental Sedunia pada tanggal 4 Oktober 2024 dan upaya optimalisasi peran DWP sebagai mitra strategis pemerintah untuk mewujudkan pendidikan Indonesia Bebas dari Kekerasan. Webinar mengusung tema ‘Perundungan dan Dampak Bagi Kesehatan Mental’ yang dilakukan secara virtual.

Dalam sambutannya Tine Al Muktabar mengatakan, perundungan harus memperoleh perhatian serius. Karena perundungan ingin menyakiti orang lain baik secara fisik, verbal, maupun secara sosial. Berdasarkan riset, hampir 14 persen anak mengalami perundungan.

Oleh karenanya, lanjut Tine, DWP Provinsi Banten dalam kegiatan itu banyak melibatkan unsur perempuan sebagai ujung tombak di keluarga. Unsur masyarakat, kader PKK, kader Posyandu, hingga para guru Paud hingga SMK.

Baca Juga: 105 KK di Sawah Luhur Kesulitan Air Bersih, Perumdam Tirta Madani Kota Serang Didesak Bangun Sambungan Baru

“Mudah-mudahan kita di sini memiliki niat yang sama untuk mencegah perundungan karena dampaknya sangat luar biasa,” ungkapnya.

Dikatakan, dampak perundungan terkait dengan kesehatan mental. “Ini sangat mengkhawatirkan karena saat ini kita memiliki cita-cita mengawal Indonesia Emas 2045,” ucap Tine.

Dirinya mengaku tidak terbayangkan bagaimana keadaannya jika generasi mendatang tidak memiliki kesehatan mental yang baik, tidak memiliki karakter yang baik, dan tidak memiliki SDM unggul karena memiliki gangguan kesehatan mental akibat perundungan.

Baca Juga: Hobi Motor Trail, Ketua AOB Sudah Jajal Berbagai Trek di Luar Pulau Jawa

“Mudah-mudahan semua yang hadir hari ini, kita sama-sama bersinergi mencegah perundungan dan mengawal kesehatan mental anak-anak di Provinsi Banten sehingga ke depan menjadi anak yang unggul, bisa menjadi generasi Emas 2045,” pungkas Tine.

Webinar diisi oleh Pakar Psikologi Universitas Indonesia Prof. Dr. Rose Mini Agoes Salim dan diikuti oleh Organisasi Wanita dan Pendidikan di Provinsi Banten.

Dalam paparannya, Rose Mini mengatakan perundungan dapat diartikan sebagai penggertakan atau prilaku agresif yang dilakukan secara sengaja dan berulang untuk menyerang target/korban perundungan.

Baca Juga: Al Muktabar Belum Terima Dokumen Dari Bawaslu Terkait Dugaan Pelanggaran Netralitas Pjs Walikota Cilegon

“Terdapat beberapa penyebab terjadinya perundungan, mulai dari pola asuh, teman sebaya, pengaruh media sosial, games dan lain sebagainya hingga faktor psikologis,” ungkap Rose Mini.

“Sehingga diharapkan orang tua dan tenaga pendidik juga harus mengerti bahayanya perundungan dan dampak perundungan dalam tumbuh kembang anak,” sambungnya.

Dikatakan, ada beberapa karakteristik pelaku perundungan, diantaranya senang mendominasi orang lain bahkan kerap menyampaikan keinginannya dengan paksaan. Kemudian, umumnya memiliki sifat pemarah hingga mudah frustasi, kurang berempati, mudah menyalahkan orang lain serta biasanya pernah menjadi korban perundungan/penindasan.

Baca Juga: BRIGADE MADANI: Menguatkan Sinergi 3 Tahun Holding Ultra Mikro melalui Budaya Kerja Kolaboratif

“Perundungan dapat terjadi dimana saja dan kapan saja, mulai dari lingkungan kecil hingga besar. Perundungan ada yang terjadi karena orang tua tidak memahami bahwa perilaku yang dilakukan sebenarnya dapat membully anak, maka kita sebagai orang tua juga harus mampu mengetahui dampak dan bahayanya perundungan,” katanya.

Selanjutnya, Rose menuturkan perundungan memiliki dampak negatif bagi kesehatan mental bagi korban maupun pelaku perundungan. “Sehingga untuk mengantisipasi hal tersebut, orang tua harus membekali anak-anaknya dengan kepercayaan diri, asertif atau kemampuan menyampaikan ketidaknyamanan yang dirasakan dengan cara yang baik dan mampu mengajarkan terkait kemampuan untuk berinteraksi dengan orang lain,” imbuhnya.

“Sedangkan untuk guru dan sekolah mampu membuat aturan yang tegas, mengajarkan keberanian dan kerja sama dalam aktivitas berlajar, memberikan sosialisasi dampak buruk perundungan, menciptakan jalur komunikasi yang terbuka dan membentuk lingkungan sekolah yang aman,” lanjutnya.

BACAJUGA:

Jembatan Sinarjaya kembali normal

Akses Jalan Normal, Jembatan Sinarjaya Pandeglang Kembali Dibuka untuk Kendaraan

16 Februari 2026 | 17:29
Potensi hujan lebat di Banten

BMKG Prediksi Hujan Lebat dan Angin Kencang di Banten Hingga 21 Februari

16 Februari 2026 | 17:05
empat pelabuhan di Banten untuk antisipasi lonjakan arus mudik Lebaran 2026

Empat Pelabuhan di Banten Disiapkan untuk Mudik 2026, Kemenhub Pecah Konsentrasi Arus Mudik Lebaran

16 Februari 2026 | 14:52
Musda Golkar Pandeglang

Tb A Khatibul Umam Pimpin DPD Golkar Pandeglang, Dipilih Aklamasi

16 Februari 2026 | 13:49

Baca Juga: Gak Bisa Yura, Wanita ini Curhat Suaminya Pilih Cerai Karena Kemauan Ortu

Pada kesempatan itu, Rose mengungkapkan terdapat hal-hal yang dapat dilakukan dalam penanganan pelaku perundungan. mulai mengajak bicara anak terkait apa yang dilakukannya, ajarkan dalam menghargai dan berempati terhadap orang lain, mencari penyebab anak melakukan hal tersebut dan memposisikan diri untuk menolong anak bukan menghakimi anak.

“Sedangkan untuk penanganan korban perundungan, bantu anak mengatasi ketidaknyamanan yang dirasakan, bantu anak menumbuhkan percaya diri, amati prilaku dan emosi anak an meminta bantuan kepada pihak ketiga baik itu guru maupun ahli profesional,” jelasnya.

Terdapat hal-hal yang dapat mencegah perundungan, kata Rose, di antaranya memperhatikan lingkungan tempat anak bergaul dan bermain, awasi pemanfaatan media oleh anak dan bekali anak dengan kemampuan untuk membela dirinya sendiri, baik secara fisik maupun psikis.

Baca Juga: Usai Ditelusuri UIPM di Thailand, Ternyata Kampus Pemberi Gelar Doktor Raffi Ahmad di Indonesia Hanya Kantor Sewaan?

“Bekali anak dengan kemampuan menghadapi beragam situasi tidak menyenangkan yang mungkin dapat dialami dalam kehidupannya serta beritahukan anak kemana ia dapat melaporkan dan meminta pertolongan atas tindakan kekerasan yang dialami, terutama tindakan yang tidak dapat ditangani sendiri,” pungkasnya. ***

Tags: DWP Provinsi BantenHari Kesehatan Mental SeduniaTine Al Muktabar
Previous Post

Puluhan Rumah di Kecamatan Petir Tersapu Angin Puting Beliung

Next Post

Pemdes Kebonratu Kabupaten Serang Dorong Program Satu Rumah Satu UMKM

Related Posts

Jembatan Sinarjaya kembali normal
Daerah

Akses Jalan Normal, Jembatan Sinarjaya Pandeglang Kembali Dibuka untuk Kendaraan

16 Februari 2026 | 17:29
Potensi hujan lebat di Banten
Daerah

BMKG Prediksi Hujan Lebat dan Angin Kencang di Banten Hingga 21 Februari

16 Februari 2026 | 17:05
empat pelabuhan di Banten untuk antisipasi lonjakan arus mudik Lebaran 2026
Daerah

Empat Pelabuhan di Banten Disiapkan untuk Mudik 2026, Kemenhub Pecah Konsentrasi Arus Mudik Lebaran

16 Februari 2026 | 14:52
Musda Golkar Pandeglang
Daerah

Tb A Khatibul Umam Pimpin DPD Golkar Pandeglang, Dipilih Aklamasi

16 Februari 2026 | 13:49
Pantai Mabak Merak, Kota Cilegon
Daerah

Warga Kota Cilegon Manfaatkan Liburan ke Pantai Mabak Merak, Murah dan Paling Dekat

16 Februari 2026 | 13:01
Para kader Gerindra menceburkan diri membersihkan sampah di laut sekitaran Pantai Merak, Senin 16 Februari 2026.
Daerah

Kader dan Pengurus Gerindra Cilegon Rela Nyebur ke Laut, Bersihkan Sampah di Sekitar Pantai Merak

16 Februari 2026 | 12:54
Load More

Popular

  • Pensiunan Krakatau Steel saat menemui Anggota Dewan pada Kamis, 12 Februari 2026. (dok Pensiunan Krakatau Steel)

    Pensiunan Krakatau Steel Mengadu ke Anggota Dewan, Buntut Perusahaan Alot Naikkan Dana Pensiun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Royal Baroe Banyak Diincar Investor Luar Kota Serang, Pemkot Siapkan UPT Khusus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Selipkan Pesan di Ompreng MBG, Peserta Didik di Pandeglang Request Menu: Minta Nasi Goreng hingga Ayam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Arti Kalimat ‘Nyawit Nih Orang’ yang Banyak Digunakan di Media Sosial

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berharap Ada Kepastian, Honorer Non-database di Pemkab Lebak Tetap Bekerja Meski Tak Digaji

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Serang Gelar Capacity Building, Kepala Dinas Hingga Camat Dilatih Disiplin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkot Cilegon Gelontoran Dana Bergulir Sampai Rp3 Juta, Tekankan Pinjaman Jangan Digunakan Buat Kebutuhan Konsumtif

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kumpulan Link Twibbon Terbaru Tahun Baru Imlek 2026, Cocok Dibagikan ke Media Sosial

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Suami Agnes Jennifer Diduga Kembali Selingkuh, Begini Respon Sang Selebgram

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Vivo V70 Elite Segera Muncul, Spesifikasinya Keren Banget

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Petugas Dapur SPPG Yayasan Sukaratu 6, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang, memperlihatkan selembar surat cinta dari siswa yang terselip dalam ompreng MBG, Rabu 11 Februari 2026. (Dokumentasi Bantenraya.com)

Selipkan Pesan di Ompreng MBG, Peserta Didik di Pandeglang Request Menu: Minta Nasi Goreng hingga Ayam

12 Februari 2026 | 05:00
SMAN 1 Cimarga

Pengakuan Siswi SMAN 1 Cimarga yang Ikut Mogok Sekolah, Bukan Dukung Siswa Merokok tapi……

18 Oktober 2025 | 12:16
Kabupaten serang PT PWI

Sempat Produksi Sepatu di Kabupaten Serang, PT PWI 1 Bakal Bangkit Buka Usaha Baru di Cikande

2 Februari 2026 | 17:11
matahari cilegon

Gedung Eks Matahari Lama Cilegon Mulai Dibersihkan, Bakal Jadi Gedung UMKM

8 Januari 2026 | 18:36

Dukung Pemulihan Ekonomi Nasional, Bjb Backup Total Pembiayaan UMKM

Asooooy… Kepala Desa akan Diajak Studi Banding ke Korea dan China

Seluruh Ospek di Kampus Diputuskan Digelar Online, Termasuk di Banten

Mudik Resmi Dilarang, Efektif 24 April

Siswa viral beri saran MBG

Viral Momen Siswa Beri Saran Terkait MBG Ketika Puasa Diganti Uang, Banjir Dukungan dari Natizen

16 Februari 2026 | 18:02
ASN Kemenag dipindahkan ke Kemehaj

3.528 ASN Kemenag Dipindahkan Ke Kemenhaj, Percepat Layanan Haji dan Umroh

16 Februari 2026 | 17:34
Jembatan Sinarjaya kembali normal

Akses Jalan Normal, Jembatan Sinarjaya Pandeglang Kembali Dibuka untuk Kendaraan

16 Februari 2026 | 17:29
Pembaruan Apple iOS 26.3

iOS 26.3 Resmi Dirilis, Ini Perubahan Penting dan Alasan untuk Update

16 Februari 2026 | 17:25

Tag

2022 Andra Soni ASN banjir Banten BRI Brigadir J BRI Super League Cilegon drakor drama Korea Film Harga Tiket Helldy Agustian Indonesia Jadwal jadwal tayang Kabupaten Lebak kabupaten serang Kota Cilegon Kota Serang Lebak link nonton link twibbon lowongan kerja Pandeglang Pemkot Cilegon pemkot serang Pemprov Banten pilkada Preman Pensiun 6 Preman Pensiun 7 profil provinsi banten Ramadhan Robinsar serang sinopsis spoiler spoiler sub indo Timnas Indonesia Twibbon UMKM viral
Banten Raya

© 2026 Banten Raya - Berkualitas dan Berbeda

Nomor ID Pers : 26666 | Status Pendataan : Terverifikasi Faktual | Sertifikat : 1393/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Digital Banten Raya
  • Ecommerce Banten Raya
  • Siding Banten Raya
  • Share Banten Raya

Ikuti Kami

  • Daerah
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal

© 2026 Banten Raya - Berkualitas dan Berbeda