BANTENRAYA.COM – Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah VIII mengadakan diskusi publik bertajuk “Kebudayaan sebagai Strategi Pembangunan Daerah”.
Kegiatan dari Balai Pelestarian Kebudayaan ini menekankan pentingnya peran kebudayaan dalam pembangunan.
Lalu Balai Pelestarian Kebudayaan juga ingin merumuskan langkah konkret dari komunitas budaya untuk meningkatkan partisipasi pemerintah daerah dalam kebijakan kebudayaan.
Baca Juga: 3 Contoh Puisi Maulid Nabi Muhammad SAW yang Menyentuh Hati, Cocok untuk Lomba Sekolah
Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah VIII Lita Rahmiati mengatakan, diskusi ini diadakan sebagai wadah bagi masyarakat budaya untuk menentukan arah kebudayaan di Banten.
“Harapannya dengan memperkuat hubungan antara kebudayaan dan pembangunan Banten akan mampu membangun masa depan yang berkelanjutan,” kata Lita.
Diskusi ini menghadirkan narasumber Badrul Munir, Ketua Tim Pemajuan Kebudayaan Lebak, dan Tono Soemarsono, Pimpinan Redaksi Majalah Lebak 1828.
Baca Juga: Jatim dan Jakarta Saling Tempel di Perolehan Medali Sementara PON XXI 2024, Banten Peringkat Berapa?
Munir menekankan pentingnya melibatkan pelaku budaya sejak awal dalam perencanaan pembangunan.
Sementara Tono mendorong komunitas budaya untuk lebih proaktif menyuarakan aspirasi melalui karya-karya seni.
Aktor teater Nedi Suryadi juga mengkritisi kurangnya keterlibatan pelaku budaya dalam kebijakan pemerintah.
Baca Juga: UMi BRI Group Layani 176 juta Nasabah Simpanan dan 36,1 Juta Debitur dalam Waktu Tiga Tahun
“Selama ini kita hanya nurut, tidak pernah tahu apa yang direncanakan pemerintah. Artinya, visi misi pelaku budaya sering kali tidak hadir dalam kebijakan kebudayaan,” kata Nedi
Diskusi menghasilkan setidaknya delapan rekomendasi, di antaranya partisipasi aktif pelaku budaya.
Lalu adopsi Strategi Kebudayaan Nasional, dan konsolidasi komunitas budaya untuk memastikan kebijakan yang lebih terarah dan berkelanjutan.
Baca Juga: Beda dari Pemilu, Besaran Gaji Pengawas TPS Pilkada di Banten Justru Berkurang
Diskusi ini diharapkan mampu mendorong sinergi antara pemerintah daerah dan komunitas budaya untuk kemajuan kebudayaan di Banten. ***



















