BANTENRAYA.COM– Ismat (29) warga Kampung Cilengo, Desa Citusuk, Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang ditangkap anggota Reskrim Polsek Padarincang.
Pria pengangguran tersebut terbukti mencuri 24 kursi milik SMAN 1 Padarincang yang berlokasi di Jalan Raya Palka, Citasuk, Kecamatan Padarincang.
Kapolsek Padarincang IPTU Maryono mengatakan penangkapan pria asal Padarincang tersebut, bermula dari laporan pihak SMAN 1 Padarincang pada 18 Juli 2024 yang telah kehilangan puluhan kursi siswa.
Baca Juga: Terbukti Terima Tunjangan Ganda Mantan ASN Kota Serang Divonis 1 Tahun Penjara
“Pada 31 Agustus 2024, pihak sekolah melaporkan kejadian itu ke Polsek. Dari laporan itu, kami melakukan penyelidikan, dan berhasil menangkap pelaku,” katanya saat di konfirmasi.
Maryono menjelaskan kasus pencurian itu bermula saat seorang guru melaporkan hilangnya puluhan kursi di dalam kelas. Pihak sekolah sempat melakukan pencarian di area sekolah namun tidak ditemukan.
“Melaporkan bahwa kursi belajar para siswa yang berada dikelas yang di ajar nya telah hilang sekitar 24 unit,” jelasnya.
Baca Juga: Hasil Audit Kasus Korupsi Penyewaan Lahan Stadion MY, Kerugian Negara Naik Jadi Rp564 Juta
Maryono mengungkapkan tim Unit Reskrim Polsek memeriksa Closed Circuit Television (CCTV), dan diketahui jika Ismat merupakan dalang hilangnya kursi sekolah tersebut.
“Didapati bahwa ada orang yang menjual besi ke rongsok identik seperti besi dari kursi yang hilang,” ungkapnya.
Maryono menambahkan pelaku kemudian ditangkap dan diperiksa di Polsek Padarincang. Dalam pemeriksaan pelaku mengakui jika kursi tersebut dicuri olehnya.
Baca Juga: Kepergok Masuk Rumah, Pencuri Hajar Pemilik Rumah Pakai Batu
“Saar dimintai keterangan bahwa benar, orang tersebut selama ini yang melakukan pencurian di SMAN 1 Padarincang,” tambahnya.
Maryono menegaskan adapun modus yang dilakukan pelaku yaitu dengan cara, masuk ke dalam kelas melalui jendela yang tidak terkunci dan memanjat tembok kelas
“Pelaku keluar area sekolahan dengan memanjat tembok pagar sekolah. Kemudian kayu nya dan besi dicopot untuk dijual di rongsok,” tegasnya.***















