BANTENRAYA.COM – Komunitas merajut Pontirta Craft behasil menjual produk-produk hasil rajutannya hingga ke luar negeri.
Adapun produk hasil rajutan Pontirta Craft yang dikelola kelompok ibu-ibu tersebut berupa aneka ragam tas, poch HP, dompet, sepatu, shal, dan sovenir.
Ketua Komunitas Pontirta Craft Tuti Hastuti mengatakan, hasil kerajinan yang ia buat sudah pernah dikirim ke luar negeri selain dijual di dalam negeri.
“Penjualan online kemarin saya kirim ke Brunei, ada tas, sepatu, dompet sekitar 10 pcs. Kita dapat uangnya dapa Rp2 jutaan,” katanya.
“Kita juga sudah kirim ke Korea, Brunei, Malaysia, dan India,” ujarnya saat ditemui di lokasi Pontirta Craft, Kecamatan Tirtayasa, Rabu 10 Juli 2024.
Selain itu, Pontirta Craft juga menyediakan banyak stok hasil rajutan yang nantinya akan dipamerkan dan dipasarkan di acara Serang Fair.
Baca Juga: 1.432 Mahasiswa KKM Untirta Menyebar ke Desa-desa, Bawa Misi One Village One Product
“Kita sekarang lagi mengerjakan stok produk untuk di bulan Agustus karena kita diminta mengisi saat acara Serang Fair,” katanya.
Tuti mengungkapkan, hasil merajutnya tersbut dijual bervariasi tergantung produk dan kesulitan dalam proses pembuatannya.
“Harganya untuk poch Hp itu sekitar Rp75 ribu sampai yang paling mahal bikin tas seharga Rp500 ribu, kami baru bisa bandrol segitu,” tuturnya.
Baca Juga: My Sweet Mobster Episode 9 Sub Indo: Penampilan Lee Joon Sebagai Cameo Buat Um Tae Goo Cemburu?
Ia menjelaskan Pontirta Craft memiliki agenda rutin untuk belajar bersama untuk kegiatan pelatihan bagi para anggotanya.
“Setiap minggu kita adakan pertemuan untuk pelatihan-pelatihan pembuatan produk yang baru, misalkan hari ini tas, minggu berikutnya sepatu dan sebagainya,” ungkapnya.***

















