BANTENRAYA.COM – Seorang emak-emak berkacamata berusia sekitar 40 tahun nekat mencuri gelang emas di Toko Mas Mahkota Indah, Pasar Induk Rau, Kota Serang. Akibat kejadian itu, pemilik toko mengalami kerugian Rp10 juta.
Berdasarkan rekaman CCTV yang diperoleh Banten Raya peristiwa pencurian itu terjadi pada Senin 3 Mei 2024 sekitar pukul 11.30 WIB.
Awalnya pelaku yang datang seorang diri dengan berjalan kaki datang ke toko, dan menuju etalase gelang emas.
Baca Juga: Operasi Penyakit Masyarakat, Polsek Cikande Razia Warem dan Amankan 11 Wanita Diduga PSK
Pelaku yang memakai kacamata mata kuning, dan menggunakan pakaian hijau muda itu sempat mengawasi kondisi toko.
Saat pegawai toko menghampirinya, pelaku lantas menunjuk gelang dari atas etalase.
Merasa kurang cocok, pelaku kemudian mencari gelang yang lain, dan karyawan toko mengeluarkan beberapa gelang yang dimaksud.
Baca Juga: IAI Banten Gelar Seminar Nasional: Siap Hadapi Era Baru Laporan Keberlanjutan dengan UU P2SK
Bahkan, pelaku sempat beberapa kali mencoba gelang emas tersebut ke tangannya.
Ketika karyawan toko lengah, pelaku menyembunyikan gelang emas di bawah tangan kanannya.
Supaya tidak dicurigai, pelaku sempat meminta pertolongan ke karyawan membukukan gelang yang dicobannya tersebut.
Baca Juga: Optimis Dapat Restu, Ketua PCNU Kembalikan Formulir Pendaftaran Bacabup ke PPP Lebak
Setelah berhasil melepas gelang di tangan pelaku, dan karyawan hendak mengembalikan gelan ke dalam etalase, pelaku tanpa ragu mengambil gelang emas tersebut, dan langsung meninggalkan toko.
Pemilik Toko Mas Mahkota Indah, James mengatakan mengatakan saat kejadian tokonya dalam kondisi ramai.
Sehingga, dirinya tidak begitu memperhatikan pelaku saat akan melancarkan aksinya.
Baca Juga: Hati-Hati! Dokumen Penting Dilaminating Bisa, DPK Cilegon Berikan Solusinya
“Kejadian kemarin jam 11 lewat. Saat melancarkan aksinya, memang kami posisinya ada disini. Nggak menaruh curiga karena banya pelanggan yang lain yang perlu saya layanin,” katanya kepada awak media, Selasa (4/6/2024).
James menjelaskan pelaku datang seorang diri, diduga sebelum mengambil gelang emas di tokonya, pelaku sudah memantau kondisi dan situasi pertokoan.
“Sebelum kejadian melihat-lihat dulu, tanya jawab. Terus dia mencari karyawan yang kurang paham, kurang ngerti,” jelasnya.
Baca Juga: Bawa Rombongan, Dindikbud Tunjukan Kebudayaan Lokal di Apeksi Balikpapan
James mengaku sempat curiga atas gerak-geriknya. Biasanya, modus pencurian emas, pelaku berpura-pura memilih barang. Ketika, pelayan toko lengah, pelaku baru melancarkan aksinya.
“Memang sudah sempet curiga, jadi saya nggak memperhatikan dia (karena kondisi ramai-red),” tandasnya.
James menegaskan atas kasus pencurian gelang emas itu, dirinya mengalami kerugian jutaan rupiah. Agar hal itu tidak terulang, dirinya meminta pegawainya untuk lebih waspada dan tidak lengah.
Baca Juga: Puluhan Billboard Bakal Cakada di Pandeglang Tak Satupun yang Berizin
“Emas yang dia ambil diatas 10 gram, berupa gelang rantai. Sementara sih keliatan dari CCTV berupa gelang sekitar 6 jutaan untuk ke rugiannya,” tegasnya.
Namun, James menerangkan meski dirinya menjadi korban pencurian, hingga saat ini dirinya belum melaporkan kasus itu ke pihak kepolisian.
“Belum kita laporkan,” terangnya.***

















