BANTENRAYA.COM – Salah satu ritel penjualan pakaian terbesar di Indonesia yakni Matahari melaporkan penjualan Rp 3,7 triliun pada kuartal I 2024.
Tren tersebut menunjukkan peningkatan penjualan Matahari sebesar 35,9 persen dibandingkan tahun lalu.
Itu juga didorong pertumbuhan penjualan gerai yang sama (SSSG) sebesar 34,3 persen, yang ditopang oleh musim Lebaran lebih awal dibandingkan tahun lalu ikut mengerek performa Matahari.
Baca Juga: Kumpulan Ucapan Selamat Hari Pendidikan Nasional 2024, Buat Caption Medsos Lebih Keren
EBITDA atau keuntungan sebelum dikurangi bunga perseroan pada kuartal 1 2024 mencapai R 519 miliar, sementara laba bersih sebesar Rp326 miliar, hampir separuh dari angka total tahun lalu.
CEO Matahari Monish Mansukhani mengatakan, strategi pembelian yang efektif dan jadwal terkait musim Lebaran memungkinkan perseroan untuk menutup kuartal ini dengan stok yang 27 persen lebih rendah dibanding kuartal I di tahun sebelumnya.
Sehingga hal itu menempatkan bisnis di dalam posisi yang lebih baik dari sudut pandang penyelesaian stok.
Baca Juga: Angka Nikah Siri di Lebak Melonjak, Awas Pelaku Bisa Dipidana!
“Kinerja kami selama musim Lebaran ini telah terkena dampak oleh faktor-faktor makroekonomi seperti penurunan pengeluaran di segmen menengah ke bawah,” katanya dikutip dari keterangan tertulis, Rabu 1 Mei 2024.
Pada saat yang sama, perseroan menarik perhatian konsumen muda melalui inisiatif media sosial, membangun komunitas, dan upaya pemasaran yang dipersonalisasi.
“Kami terus secara aktif mengidentifikasi area-area di mana kami dapat meningkatkan operasional bisnis kami, mengembangkan penawaran produk kami, dan menyempurnakan pendekatan strategis kami,” imbuhnya.
Baca Juga: Ayo Timnas Indonesia, Kalahkan Irak dan Bawa Olimpiade Paris 2024 ke Tanah Air
Perkembangan dari inisiatif diantaranya pembukaan gerai dengan konsep baru di AEON Deltamas yang mendapat tanggapan positif dari konsumen.
Pendekatan yang lebih selektif terkait pembukaan gerai baru telah mengubah target pembukaan gerai menjadi 3 sampai 4 gerai baru di 2024.
Progres pembaruan gerai juga berjalan sesuai rencana, dengan rencana penutupan 8 dari 10 gerai pada 2024 sudah difinalisasi dengan para pemilik gedung.
Baca Juga: Dikunjungi 400 Kendaraan Per Jam, Pasar Lama Kota Serang Bakal Diberlakukan Parkir Elektronik
Di sisi lain, kanal digital terus dikembangkan dengan terus meningkatkan pengalaman pelanggan dan teknologi melalui penawaran lebih banyak pilihan produk, strategi pemasaran dan rewards yang dipersonalisasi, serta meningkatkan fitur UI/UX.
Portofolio merchandise Matahari terus berkembang, dengan dilakukannya rebranding merek eksklusif baru-baru ini dan ekspansi gerai SUKO.
“Selain itu, lebih dari 30 merek pihak ketiga baru telah diperkenalkan tahun ini untuk memenuhi kebutuhan pelanggan di segmen berpendapatan lebih tinggi,” tukas Monish. ***

















