BANTENRAYA.COM – Pemerintah Kota aatu Pemkot Serang akan mengusulkan dana Corporate Social Responsibilty (CSR) kepada Bank Jabar Banten (BJB).
Dana CSR yang diusulkan Pemkot Serang tersebut untuk merehabilitasi 4 ruang di SDN Serang 01 dan SDN Serang 06.
Empat ruang dua SDN yang diusulkan Pemkot Serang itu kini kondisi bangunannya sudah rusak, sehingga harus segera direhabilitasi.
Baca Juga: Dikeliling Titik Rawan Bencana Alam, Pemkab Pandeglang Siapkan Kampung Siaga Bencana di 16 Kecamatan
Imbas kerusakan empat ruang dua SDN di Kota Serang itu, puluhan siswa terpaksa harus direlokasikan ke ruang kelas yang lain, bahkan ke salah satu ruang perpustakaan.
Empat ruang rusak SDN Serang 01 dan 06 ini terungkap setelah Pj Walikota Serang Yedi Rahmat meninjau kedua sekolah tersebut.
Kadindikbud Kota Serang Tubagus HM Suherman mengatakan, perbaikan SDN Serang 01 dan SDN Serang 06 sudah diusulkan pada dua tahun lalu.
Baca Juga: INALILLAHI… Pengemudi PO Harapan Jaya Meninggal Dunia Saat Bertugas, Bus Tabrak Halte Busway
“Pertama tahun 2022 SDN Serang 06 saya ajukan anggarannya ini untuk rehab. Tapi karena keterbatasan anggaran 2023 itu tidak keluar,” ujarnya.
“2024 saya ajukan lagi untuk 2023 ini, tapi juga sama karena anggaran keterbatasan tadi belum bisa direalisasikan,” katanya.
Lantaran dua tahun berturut-turut gagal, Suherman melaporkan persoalan dua SDN tersebut kepada Pj Walikota Serang Yedi Rahmat.
Baca Juga: Cantik Inspiratif, 3 Pengusaha Perempuan di Banten yang Punya Kisah Sukses From Zero to Hero
“Sehingga ada usaha, upaya dari kami untuk mengajak Pak Pj ke sini untuk melihat langsung kondisi bangunan ini,” ungkapnya.
“Sehingga kami juga selain dari APBD Kota ada niatan Pak PJ mengajukan dana CSR ke BJB Banten,” katanya.
Suherman mengaku pihaknya pun sudah menyiapkan segala persyaratan administrasi yang akan dibutuhkan untuk mengusulkan dana CSR kepada Bank Jawa Barat Banten.
“Proposalnya sudah kami susun dari kepala sekolah dan komite sekolah. Dan tinggal mengajukan,” akunya.
Suherman pun optimis rehab dua SDN di Kota Serang akan terealisasi, karena ada kebijakan dan suport langsung dari pimpinannya.
“Atas dukungan Pak PJ walikota hari ini kami semakin percaya diri bahwa pada tahun ini mudah-mudahan bisa direhab,” ungkap Suherman.
Ia memprediksi kerusakan ringan menjadi tanggung jawab sekolah, karena anggaran yang dibutuhkan kurang dari 30 persen.
“Tapi kalau sudah rusak sedang, berat itu menjadi tanggung jawab kami pemerintah Kota Serang, dalam hal ini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Serang. Dua SDN ini sudah rusak berat masuknya,” tuturnya.
Suherman mengaku rehabilitasi SDN Serang 01 dan SDN Serang 06 belum ada anggarannya di APBD 2024 ini.
“Justru kami mencoba membawa Pak PJ ke sini untuk mencari dana yang lain, terutama dana CSR dari BJB. Dan dengan Kepala BJB kami sudah melakukan komunikasi,” kata Suherman.
Suherman berharap perbaikan empat ruang di dua SDN tersebut dapat terealisasi tahun ini.
“Mudah-mudahan. Jadi bisa dari dana CSR BJB, tapi kalau Pak PJ punya kebijakan mungkin dengan DPKAD bisa digeser tahun ini ke SD 06 ya sah-sah saja,” harapnya. ***

















