Jumat, 13 Maret 2026
Banten Raya
  • Daerah
  • NasionalNew
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
Banten Raya
  • Daerah
  • NasionalNew
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal
Jumat, 13 Maret 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Banten Raya
  • Daerah
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal

Menguak Asal Usul dan Penyebab WTS di Kota Serang Sulit Diberantas, Dinsos Kota Serang Ungkap 1 Kelemahan Besar

Harir Baldan Oleh: Harir Baldan
22 Januari 2024 | 21:15
Menguak Asal Usul dan Penyebab WTS di Kota Serang Sulit Diberantas, Dinsos Kota Serang Ungkap 1 Kelemahan Besar

Ilustrasi. Tercatat ada puluhan WTS yang mengadu nasib di Kota Serang. Instagram @makcombackreal

Bagikan Ke WhatsAppBagikan Ke FacebookBagikan Ke TwitterBagikan Ke Telegram

BANTENRAYA.COM – Dinas Sosial atau Dinsos Kota Serang mencatat ada 94 wanita tuna susila (WTS) atau pekerja seks komersil (PSK) di Kota Serang.

Data tersebut merupakan rekapitulasi penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) Dinsos Kota Serang tahun 2022.

Adanya 94 WTS itu disampaikan Kepala Dinsos Kota Serang Toyalis saat ditemui di ruang kerjanya Senin 22 Januari 2024.

ADVERTISEMENT

Baca Juga: Sudah Tahu Belum 4 Pilar MPR RI? Hasbi Asyidiki Beri Paham Sampai Turun Gunung Edukasi Masyarakat

Ia mengatakan, jumlah PMKS khusus WTS di Kota Serang tahun 2022 mencapai puluhan orang.

“Tuna susila ada 94 orang,” kata Toyalis, kepada Bantenraya.com.

Toyalis menyebutkan, puluhan WTS tersebut mayoritas berasal dari luar Kota Serang.

“Kebanyakan dari luar daerah seperti Merak, Cilegon, Citangkil, ada dari Kaligandu, Walantaka juga. Karena mereka mungkin kerjanya di Merak tinggalnya di Labuan,” ungkapnya.

Baca Juga: Depresi Tak Kuat Hadapi Kenyataan Hidup, 35 Warga Pandeglang Dikategorikan Masuk ODGJ

“Mereka mencar. Ada yang di Labuan, Rangkas, Kasemen, Walantaka. Pokoknya di jalur-jalur kereta,” kata Toyalis.

Ia menjelaskan, motif puluhan perempuan menekuni profesi WTS, karena himpitan ekonomi untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

“Biasanya motifnya ekonomi. Untuk kebutuhan hidup. Merasa dengan menjajakan dirinya dia dapat uang lebih dibandingkan dengan dia bekerja sebagai warung,” paparnya.

Baca Juga: Mengenal Elo Kusuma, Mahasiswa Universitas Brawijaya Penyandang Disabilitas, Ternyata Seorang Gamers dan Konten Kreator Berbakat

“Penghasilan nggak seberapa itu tinggal nunggu pelanggan istilahnya Rp 100 ribu-Rp 150 ribu dapat sekali. Dengan modal tidak seberapa mereka akan mendapatkan hasil yang lebih banyak,” jelas dia.

Dinsos Kota Serang, kata Toyalis, memang harus bisa memberikan suatu stimulus, sehingga diharapkan bisa mengubah perilaku para WTS.

“Kita masih merumuskan. Karena untuk merubah perilaku seseorang itu kan tidak mudah,” terangnya.

Baca Juga: Info Lowongan Kerja Shopee Xpress untuk Wilayah Banten, Lulusan SD Jangan Minder Karena Bisa Melemar

“Sedangkan mereka dapat Rp100-200 ribu itu hanya satu pelanggan. Sehari bisa dapat berapa pelanggan Mereka itu,” imbuhnya.

“Jadi kita memang harus perlu suatu kebijakan yang bisa menyentuh dalam artian membuat efek jera terus bisa merubah perilaku mereka,” sambung dia.

Toyalis mengaku pihaknya belum mendata jumlah WTS di Kota Serang tahun 2023. Hal itu dikarena pihaknya masih dalam proses penghitungan dan finalisasi.

Baca Juga: Sinopsis dan Jadwal Tayang Marry My Husband Episode 7 Sub Indo: Yoo Ji Hyeok Ungkap Tanda Misterius

“Masih difinalisasikan kita belum, karena memang ada 25 macam PMKS. Banyak aspek yang perlu kita data,” tuturnya.

“Terus kita juga ada 67 kelurahan. Memang yang baru selesai yang SPM aja. Disabilitas, gelandangan baru selesai. Ini masih dalam proses penghitungan dan finalisasi hasil penjaringan,” akunya.

Toyalis juga mengakui bahwa pihaknya sejatinya kesulitan untuk mendata WTS, karena tidak mempunyai perantaranya.

Baca Juga: Spesifikasi dan Harga DJI Mic 2 Bikin Suara Konten Video Semakin Jernih

“Sebenarnya kesulitan kita nggak punya penjangkaunya (perantaranya),” kata Toyalis.

Toyalis mengungkapkan, tahun 2023 kemarin pihaknya telah melakukan pemberdayaan terhadap WTS berupa pelatihan tata boga.

“Kita kenal maminya. Kenal dedengkotnya. Kita ajak mereka untuk kita kasih pemberdayaan berupa pelatihan tata boga waktu itu,” tutur dia.

BACAJUGA:

Pemain Persis Solo FC (jersey merah) dibayangi pemain Bali United FC dalam laga pekan ke-25 BRI Super League 2025-2026. (Instagram @persisofficial)

Persis Solo Keluar dari Zona Degradasi Usai Gunduli Bali United FC di Manahan

13 Maret 2026 | 05:20
Review hampers coklat yang dilakukan Aurel Hermansyah daj dikritik Om Polos. (Kolase X/@janezebaa)

TikToker Om Polos Sentil Aurel Hermansyah Lantaran Review Hampers Coklat yang Dinilai Overclaim

12 Maret 2026 | 19:40
kereta

Viral Warga Tertabrak Kereta di Pesing Koneng, Terpental Kencang!

12 Maret 2026 | 19:34
Penyanyi dangdut Shinta Arsinta

Shinta Arsinta Terseret Video Penggrebekan Artis di Kamar 22, Sang Penyanyi Dangdut Bantah Bukan Dirinya

12 Maret 2026 | 17:08

Baca Juga: Omzet Pedagang Di Stadion Maulana Yusuf Anjlok 75 Persen Gegara Ini

Setelah diberikan pelatihan tata boga, Dinsos Kota Serang mengaku melakukan monitoring ke beberapa WTS tersebut.

Monitoring itu dilakukan untuk memastikan keberadaan dan aktivitas WTS setelah diberikan pelatihan tata boga.

“Ada beberapa yang kita monitoring tapi tidak semua kita cek. Hanya sampling saja. Memang ada beberapa yang bisa mandiri, tapi ada juga yang kembali ke jalan,” tegasnya.

“Karena memang salah satu hambatan kita adalah, kita tidak bisa memberikan stimulus mereka terus menerus,” ungkapnya.

Baca Juga: Tampar Keras Hujatan Netizen, Soal Nasionalisme Jordi Amat Tak Perlu Diragukan Lagi?

Toyalis menyebutkan, ada 25 kategori PMKS. Pertama fakir miskin, perempuan rawan sosial ekonomi, keluarga bermasalah, sosial sikologis, anak bayi terlantar, anak terlantar.

Kemudian anak memerlukan perlindungan, anak berhadapan dengan hukum, anak jalanan, anak disabilitas, anak mengalami korban tindak kekerasan seks fisik mental bully.

Lansia terlantar, gelandangan, pengemis, pemulung, bekas warga binaan, korban penyalahgunaan napza, penyandang HIV Aids.

Baca Juga: Fantastis! Ini 3 Rekor Baru Timnas Indonesia di Piala Asia 2023 yang Bikin Bangga Pecinta Sepaka Bola Tanah air

Lalu kelompok minoritas, korban tindak kekerasan, pekerja migran bermasalah, perdagangan orang, bencana alam, korban bencana sosial.

“Dan terakhir adalah WTS atau PSK,” sebutnya. ***

Tags: DinsoskelemahanKota SerangWTS
Previous Post

Dilelang Seharga Rp5,8 Miliar, Kapal Syamun Milik Pemkab Serang Tidak Laku Dijual, Tak Ada Penawar Sama Sekali

Next Post

Besi Papan Reklame Prabowo Gibran dan Ganjar Mahfud Timpa Angkot Jurusan Serang-Cilegon

Related Posts

Pemain Persis Solo FC (jersey merah) dibayangi pemain Bali United FC dalam laga pekan ke-25 BRI Super League 2025-2026. (Instagram @persisofficial)
Nasional

Persis Solo Keluar dari Zona Degradasi Usai Gunduli Bali United FC di Manahan

13 Maret 2026 | 05:20
Review hampers coklat yang dilakukan Aurel Hermansyah daj dikritik Om Polos. (Kolase X/@janezebaa)
Nasional

TikToker Om Polos Sentil Aurel Hermansyah Lantaran Review Hampers Coklat yang Dinilai Overclaim

12 Maret 2026 | 19:40
kereta
Nasional

Viral Warga Tertabrak Kereta di Pesing Koneng, Terpental Kencang!

12 Maret 2026 | 19:34
Penyanyi dangdut Shinta Arsinta
Nasional

Shinta Arsinta Terseret Video Penggrebekan Artis di Kamar 22, Sang Penyanyi Dangdut Bantah Bukan Dirinya

12 Maret 2026 | 17:08
In Your Radiant Season
Nasional

Drakor In Your Radiant Season Episode 6 Sub Indo: Spoiler Lengkap dengan Jadwal Tayang

12 Maret 2026 | 16:50
Our Universe episode 12
Nasional

TAMAT! Spoiler Our Universe Episode 12 Sub Indo: Ending Drakor Bae In Hyuk dan Roh Jeong Eui

12 Maret 2026 | 15:56
Load More

Popular

  • OPD

    Walikota Serang Budi Rustandi Instruksikan Seluruh OPD Beralih ke Transaksi Digital

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan Bopeng-bopeng, Gubernur Banten Tagih Komitmen Pengelola Tol Tangerang-Merak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkot Serang Gelontorkan Rp 45 Miliar untuk THR PNS, PPPK Penuh Waktu Hingga PPPK Paruh Waktu 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dituding Jadi Selingkuhan Suami Maissy, Ibu Cindy Rizap Tegas Sang Anak Kena Tipu Dokter Riky Febriansyah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tiga Bulan Anggaran Sekolah Gratis Belum Dibayar, Dindikbud Banten Dinilai Tidak Profesional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SDIT Bina Bangsa Tanamkan Spiritualitas, Akhlakul Karimah Sejak Dini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • HMI Cilegon Dukung Langkah Tegas Penutupan Akses Tambang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kampung Ramadan Spenda Cilegon, Kolaborasikan Literasi dan Numerasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Profil Cindy Rizap yang Dituding Jadi Selingkuhan Suami Maissy, Ternyata Pacar YouTuber Hariyo Ardhito

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 Link Twibbon Hari Perempuan Internasional 2026, Terbaru dan Paling Kekinian

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Petugas Dapur SPPG Yayasan Sukaratu 6, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang, memperlihatkan selembar surat cinta dari siswa yang terselip dalam ompreng MBG, Rabu 11 Februari 2026. (Dokumentasi Bantenraya.com)

Selipkan Pesan di Ompreng MBG, Peserta Didik di Pandeglang Request Menu: Minta Nasi Goreng hingga Ayam

12 Februari 2026 | 05:00
SMAN 1 Cimarga

Pengakuan Siswi SMAN 1 Cimarga yang Ikut Mogok Sekolah, Bukan Dukung Siswa Merokok tapi……

18 Oktober 2025 | 12:16
Pemprov Banten kembali membuka pendaftaran mudik gratis

Banyak yang Mengundurkan Diri, Pemprov Banten Buka Ulang Pendaftaran Mudik Gratis

24 Februari 2026 | 14:42
Kabupaten serang PT PWI

Sempat Produksi Sepatu di Kabupaten Serang, PT PWI 1 Bakal Bangkit Buka Usaha Baru di Cikande

2 Februari 2026 | 17:11

Dukung Pemulihan Ekonomi Nasional, Bjb Backup Total Pembiayaan UMKM

Asooooy… Kepala Desa akan Diajak Studi Banding ke Korea dan China

Seluruh Ospek di Kampus Diputuskan Digelar Online, Termasuk di Banten

Mudik Resmi Dilarang, Efektif 24 April

Pemain Persis Solo FC (jersey merah) dibayangi pemain Bali United FC dalam laga pekan ke-25 BRI Super League 2025-2026. (Instagram @persisofficial)

Persis Solo Keluar dari Zona Degradasi Usai Gunduli Bali United FC di Manahan

13 Maret 2026 | 05:20
Wakil Walikota Serang Nur Agis Aulia Nur Agis Aulia berbincang dengan salah seorang karyawan Lotte Grosir saat monitoring THR, Kamis 12 Maret 2026. (Dokumentasi warga untuk Bantenraya.com)

Monitoring THR di Kota Serang, Nur Agis Aulia Sebut Karyawan Sebulan Kerja Turut Menerima Tunjangan

13 Maret 2026 | 04:00
Tim PSEL Serang Raya yang mendatangi Kemenko Bidang Pangan pada Kamis, 12 Maret 2026. (Dokumentasi DLH Cilegon)

Gabung PSEL Serang Raya, Kota Cilegon Akan Kirim 300 Ton Sampah Per Hari ke Cilowong

13 Maret 2026 | 03:00
Menteri Sosial Saifullah Yusuf dan Mendes PDT Yandri Susanto menyampaikan keterangan resmi di Pesantren BAI Mahdi Sholeh Ma'mun, Desa Sindangheula, Kecamatan Pabuaran, Kamis (12/3/2026). (Andika/Bantenraya.com)

Mensos Gus Ipul Soroti Dugaan Pungli Perubahan Desil di Kabupaten Lebak

12 Maret 2026 | 21:37

Tag

2022 Andra Soni ASN banjir Banten Beasiswa BRI Brigadir J BRI Super League Cilegon drakor drama Korea Harga Tiket Helldy Agustian Indonesia Jadwal jadwal tayang Kabupaten Lebak kabupaten serang Kota Cilegon Kota Serang Lebak link nonton link twibbon lowongan kerja Pandeglang Pemkot Cilegon pemkot serang Pemprov Banten pilkada Preman Pensiun 6 Preman Pensiun 7 profil provinsi banten Ramadhan Robinsar serang sinopsis spoiler spoiler sub indo Timnas Indonesia Twibbon UMKM viral
ADVERTISEMENT
Banten Raya

© 2026 Banten Raya - Berkualitas dan Berbeda

Nomor ID Pers : 26666 | Status Pendataan : Terverifikasi Faktual | Sertifikat : 1393/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Digital Banten Raya
  • Ecommerce Banten Raya
  • Siding Banten Raya
  • Share Banten Raya

Ikuti Kami

  • Daerah
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal

© 2026 Banten Raya - Berkualitas dan Berbeda