BANTENRAYA.COM – Beberapa hari ini Bupati Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, Surunuddin Dangga mencopot Sudarsono Mangidi sebagai Camat Baito.
Pencopotan Camat Baito tersebut diduga karena kerap membantu guru honorer yang melakukan kekerasan.
Guru honorer tersebut adalah Supriyani salah satu guru di SD Negeri 4 Baito, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara.
Kasus pemukulan terhadap salah satu siswa yang dilakukan oleh Guru Honorer, Supriyani pertama kali heboh di media sosial pada Senin, 21 Oktober 2024.
Salah satu siswa yang dipukul oleh Guru Honorer tersebut adalah seorang anak dari Ajun Inspektur Dua (Aipda) Hasyim Wibowo, Kepala Unit Intelijen Polsek Baito.
Baca Juga: Tembus Rp 29,8 Triliun, Target Realisasi Investasi Kota Cilegon Tahun 2024 Capai 212 Persen
Kabar tentang adanya pencopotan Camat Baito oleh Bupati Konawe Selatan ini heboh di media sosial.
Adapun informasi ini diunggah oleh akun Instagram @medsos_rame pada Rabu, 20 Oktober 2024.
Dalam unggahan tersebut menampilkan informasi tentang pencopotan Camat Baito Sudarsono Mangidi, Konawe Selatan.
“Camat Baito yang kerap membantu kasus guru honorer dicopot dari jabatannya,” ungkap video unggahan Instagram @medsos_rame.
Sudarsono dicopot dari jabatannya sebagai Camat Baito lantaran dirinya tidak mendapat laporan kasus Supriyani.
Dan dirinya hanya mendengar kasus Supriyani tersebut setelah kasus itu viral di mana-mana.
Surunuddin Dangga juga mengatakan bahwa dirinya mengganti Sudarsono lantaran kerap diteror.
Dengan adanya teror dari seseorang untuk pencopotan tersebut membuatnya tidak nyaman.
Adapun posisi Sudarsono sebagai Camat Baito akan digantikan oleh Kasatpol PP Konsel, Ivan Ardiansyah.
Bupati Konawe Selatan juga akan mempertimbangkan penyelesaian antara Supriyani dan keluarga Aipda WH akan sulit tercapai apabila salah satu tidak netral.
Baca Juga: CATAT TANGGALNYA! Aston Banten Hadirkan Perayaan Halloween Buat Petualangan Seru Bagi Keluarga
Sudarsono selaku Camat Baito sendiri tidak pernah ikut campur dengan urusan hukum Supriyani.
Dengan adanya status sebagai Camat Baito membuat ia turun tangan membantu masalah Supriyani.***
















