BANTENRAYA.COM – Infinix kembali meramaikan pasar ponsel kelas menengah dengan menghadirkan Infinix Note Edge 5G.
Di harga Rp3 jutaan, perangkat ini menonjol bukan semata karena spesifikasi, melainkan pendekatan desain dan tampilan antarmuka yang mengingatkan pada iPhone—sebuah strategi yang belakangan makin sering ditemui di segmen menengah.
Mulai dari tampilan lock screen, jenis font jam, hingga panel kontrol cepat, XOS 16 pada Note Edge 5G memperlihatkan inspirasi kuat dari iOS.
Namun, di balik kemiripan visual dengan iPhone tersebut, Infinix tetap berupaya mempertahankan identitasnya melalui kombinasi fitur dan spesifikasi khas lini Note. Beberapa fitur dan spesifikasi khas tersebut diantaranya :
BACA JUGA: Membaca Makna Surat Edaran Pembatasan Handphone di Sekolah Banten
1. Desain Tipis dengan Baterai Besar
Salah satu daya tarik utama Infinix Note Edge 5G terletak pada desain bodinya. Dengan ketebalan sekitar 7,2 mm dan bobot sekitar 185 gram, ponsel ini tergolong sangat tipis untuk perangkat yang dibekali baterai 6.500 mAh.
Infinix bahkan mengklaim Note Edge 5G sebagai ponsel dengan baterai 6.500 mAh paling tipis saat ini.
Material polikarbonat yang digunakan dipoles dengan finishing mengilap dan gradasi warna mencolok, menciptakan kesan premium meski masih berada di kelas menengah.
2. Layar Melengkung dan Resolusi Tinggi
Di bagian depan, Infinix Note Edge 5G mengusung layar AMOLED 6,78 inci dengan resolusi 1.5K dan refresh rate 120Hz.
Layar melengkung di sisi kiri dan kanan membuat bodi terasa lebih ramping saat digenggam, sekaligus memperkuat kesan elegan.
Tingkat kecerahan layar diklaim mencapai 1.600 nits, sehingga tetap nyaman digunakan di luar ruangan.
Perlindungan Gorilla Glass 7i dan pemindai sidik jari di bawah layar melengkapi pengalaman visual yang menjadi salah satu nilai jual utama perangkat ini.
3. Performa Dimensity 7100 Generasi Baru
Dari sisi dapur pacu, Infinix Note Edge 5G menjadi perangkat pertama yang mengadopsi MediaTek Dimensity 7100 5G.
Chipset ini dipadukan dengan RAM 8 GB LPDDR5X serta penyimpanan internal 256 GB.
Untuk penggunaan harian, multitasking, hingga gim populer, performanya tergolong stabil.
Namun, untuk gim berat dengan pengaturan grafis tinggi, ponsel ini belum sepenuhnya ditujukan sebagai perangkat gaming agresif. Karakter performanya lebih mengarah pada keseimbangan antara kinerja dan efisiensi daya.
4. Kamera 50 MP dengan Catatan Dinamis
Sektor kamera mengandalkan sensor utama 50 MP. Dalam kondisi minim cahaya, hasil foto cenderung cukup bersih dan stabil.
Namun pada kondisi terang, pengelolaan dynamic range masih menjadi catatan, terutama saat memotret objek dengan perbedaan cahaya ekstrem.
Kamera depan mendukung perekaman hingga resolusi 2K, meski fitur stabilisasi bekerja optimal saat resolusi diturunkan ke 1080p.
Kamera pada Note Edge 5G lebih ditujukan untuk kebutuhan dokumentasi sehari-hari, bukan segmen fotografi unggulan.
5. XOS 16 dan Janji Pembaruan Panjang
Infinix membekali Note Edge 5G dengan XOS 16 berbasis Android 16. Antarmuka ini tampil dengan estetika ala iOS, mulai dari animasi, widget, hingga panel kontrol.
Sejumlah fitur berbasis AI turut disematkan, meski beberapa di antaranya masih memerlukan penyempurnaan dari sisi eksekusi.
Menariknya, Infinix menjanjikan pembaruan sistem hingga tiga tahun dan pembaruan keamanan hingga lima tahun, sebuah komitmen yang terbilang cukup jarang di kelas harga Rp3 jutaan.
BACA JUGA: Pusing saat Berkendara, MPV Seruduk Tiang Telepon di Rangkasbitung
Kesimpulan
Secara keseluruhan, Infinix Note Edge 5G hadir sebagai ponsel yang menonjolkan desain tipis, layar tajam, dan baterai besar, dengan sentuhan visual ala iPhone sebagai pembeda utama.
Di tengah persaingan ketat ponsel kelas menengah, perangkat ini lebih cocok bagi pengguna yang mengutamakan tampilan premium dan daya tahan baterai, dibandingkan performa ekstrem atau kamera terbaik di kelasnya.***



















