BANTENRAYA.COM – Warga Pontang-Tirtayasa, Kabupaten Serang, dihebohkan dengan adanya grup di media sosial yang bernama “Gay Pontirta”.
Baru-baru ini, terduga admin grup Gay Pontirta telah memberikan klarifikasi dan permintaan maafnya kepada warga sekitar.
Dikutip dari Instagram @infopontirta.id pada Senin, 9 Juni 2025, video klarifikasi terduga admin diunggah di sana.
Baca Juga: Jam Tayang Film Tak Ingin Usai di Sini Hari Ini di Bioskop Jakarta Disertai dengan Harga Tiket
Namanya Abu Solihin, warga Desa Kubang Puji, Kecamatan Pontang, Kabupaten Serang yang diduga menjadi admin grup Gay Pontirta.
“Sehubungan dengan terjadinya kegaduhan di media sosial terkait grup ‘Gay Pontirta’, maka dengan ini saya Abu Saleh mohon maaf kepada warga Kabupaten Serang,” ucapnya.
Abu saat memberikan klarifikasinya didampingi seorang bapak-bapak, tidak diketahui apakah beliau orang tuanya atau tokoh masyarakat di sana.
“Sekali lagi, saya Abu Saleh memohon maaf yang sebesar-besarnya, dan saya berjanji tidak akan mengulangi kembali perbuatan tersebut,” lanjutnya.
Menurut cerita Abu, grup kelainan seksual di media sosial tersebut sudah ada sejak tahun 2022 lalu.
Karena rasa penasaran yang tinggi, akhirnya ia memberanikan diri untuk bergabung ke grup tersebut sebagai anggota.
Baca Juga: Acara Gebrag Ngadu Bedug 2025 di Pandeglang Sukses Digelar, Bupati: Semangat Menjaga Budaya!
Hingga suatu saat dirinya tak menyadari secara tiba-tiba akun miliknya dijadikan admin grup Gay Pontirta tersebut.
“3 Tahun aku gabung tapi belum sama sekali kencan atau ketemuan saya di ajak ketemuan beberapa orang berapa banyak suruh ketemuan saya selalu nolak,” ungkap Abu kepada Instagram @infopontirta.id.
Abu menegaskan sekali lagi bahwa ia tidak pernah bertemu dengan anggota lain, namun hanya sebatas komunikasi di media sosial.
Baca Juga: Potret Kemeriahan Pawai Drum Band Latsitardanus XLV di Kota Cilegon, Robinsar: Ini Pertama Kali
“Cuma chatan doang kalau ketemuan atau kencan saya belum sama sekali,” sambungnya.
Warganet juga berbondong-bondong mengirimkan komentarnya di unggahan tersebut.
“Elehhh trs ngapain chat2ann ,apa yg dibahasss tuh wkwkwkkwkwkwkwkwkwkk,” tulis akun @staniifxxh.
Baca Juga: Rekomendasi Tempat Wisata Dekat Gerbang Tol di Ruas Tangerang-Merak, Ada Pantai yang Memesona
“Taboki anake kuh bah… Lelep2 Aken Ning kali bedeng…. Dakon sadar ..,” komentar @ilham_xxi.
Kejadian tersebut menjadi peringatan bagi orang tua untuk selalu mengawasi anak-anaknya dalam bermain media sosial. ***










