BANTENRAYA.COM – Univeristas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) telah memiliki Lembaga Halal atau Halal Center.
Halal Center sendiri nantinya untuk mengawasi dan menjamin kehalalan suatu produk mulai dari proses hingga menjadi sebuah produk.
Koordinator Ketahanan Pangan dan Kajian Halal Untirta Meutia mengatakan, urgensi dari berdirinya Halal Center Untirta adalah pada tahun 2024 nanti seluruh UMKM harus memiliki sertifikat halal.
Baca Juga: Buruh Bakal Kembali Demo, Kuasa Hukum Pemprov Banten Ingatkan Hal Ini
“Semua UMKM kita per Oktober 2024 harus memiliki logo halal, kalau tidak logo halal tidak boleh berproduksi dan menjalankan usaha,” katanya.
Menurutnya, berdirinya Halal Canter Untirta ini merupakan bentuk peran dari perguruan tinggi dalam mendukung penyelenggaraan jaminan produk halal.
Lahirnya Halal Center Untirta ini ditandai dengan melaunching Halal Center Untirta sekaligus pengukuhan pengurus Halal Center Untirta di Ruang Convention Hall Gedung Rektorat Kampus Untirta Sindangsari.
Baca Juga: Link Live Streaming Final AFF Suzuki Cup 2020 Indonesia vs Thailand, Ajak Teman Nobar
Untuk itu, lanjut Meutia, Halal Center Untirta memiliki peran strategis dalam memberikan warna melalui bentuk pengabdian dan kontribusi sebagai perguruan tinggi.
Salah satunya yaitu membantu dan mendampingi UMKM-UMKM yang akan mengurus kehalalan produknya.
Lebih lanjut Meutia menginformasikan bahwa dirinya bersama tim sedang mengumpulkan dan mempersiapkan berkas untuk Lembaga Penjamin Halal (LPH).
Baca Juga: 7 Fakta Menarik Menjelang Pertandingan Final Indonesia vs Thailand, di AFF Suzuki Cup 2020
“Kini untirta sudah memiliki tiga orang auditor, Insya Allah syarat pendirian LPH bisa terpenuhi,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Untirta Rusmana mengungkapkan, inisiasi Untirta memiliki Halal Center sudah dimulai dari periode Rektor sebelumnya.
Hal ini menjadi bukti bahwa kehadiran Untirta bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Rusmana juga menyatakan bahwa LPPM sebagai lembaga yang menaungi Halal Center siap memfasilitasi, khususnya kajian tentang halal yang telah masuk kedalam skema ketahanan pangan. Sehingga hanya perlu ditingkatkan intesitasnya agar lebih terasa oleh masyarakat.
“Kami optimis Untirta akan mampu menjalankan Halal Center ini dengan didukung oleh dosen yang berpengalaman dan laboratorium yang mumpuni,” ungkapnya.
Rektor Untirta Fatah Sulaiman dalam sambutannya dan sekaligus mengukuhkan pengurus Halal Center Untirta mengapresiasi inisiasi Halal Center yang memakan waktu sekitar dua tahun. Hal ini merupakan bukti bahwa Untirta memiliki mental pantang menyerah. ***
“Kita punya endurance jadi tidak loyo walaupun hambatan banyak disana sini ada kekurangan, tapi dari strategi secara bertahap kita sudah punya channel di BPJH,” katanya. (*)




















