BANTENRAYA.COM – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Kependudukan Dan Keluarga Berencana atau DP3AKKB Banten kembali menyusun kepengurusan partisipasi publik untuk kesejahteraan perempuan dan anak (PUSPA) Banten.
Penguatan PUSPA dilakukan dalam rangka memberikan perlindungan dan pelayanan terhadap perempuan dan anak.
Kepala DP3AKKB Banten Sitti Ma’ani Nina mengatakan, melalui PUSPA pihaknya bermaksud meningkatkan peran dan fungsi partisipasi semua pihak.
Baca Juga: MU 3 vs Atalanta 2: Sundulan Ronaldo Selamatkan Muka Ole Gunnar Solksjaer
Tidak hanya sesama lembaga pemerintah, baik pusat maupun daerah, namun juga lembaga masyarakat, organisasi keagamaan, akademisi, lembaga riset, dunia usaha dan media di Provinsi Banten.
untuk turut bersama-sama terlibat dalam pembangunan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, sesuai dengan bidang dan kewenangan tugas masing-masing.
Ia menjelaskan, PUSPA merupakan wadah berkumpulnya berbagai lembaga masyarakat yang mencakup berbagai bidang.
Baca Juga: Pura-Pura Bawa Permen dan Eskrim, Paman di Kota Serang Ini Cabuli Balita 4 Tahun, Kelaminnya di….
Cakupan bidang itu meliputi lembaga profesi dan dunia usaha, lembaga media, organisasi masyarakat, organisasi keagamaan, akademisi, lembaga riset.
“Provinsi Banten telah membentuk Forum PUSPA pada tahun 2018 lalu melalui Keputusan Gubernur Banten Nomor: 463.05/KEP.116-HUK/2018, tentang pembentukan forum komunikasi partisipasi masyarakat dalam pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak di Provinsi Banten,” kata Nina saat menghadiri pemilihan pengurus PUPSA Banten, kemarin.
Dalam kesempatan itu, Nina berharap PUSPA Banten bersama dengan delapan kabupaten/kota lainnya segera mendiskusikan pembentukan dan perumusan rencana aksi forum puspa di wilayah atau daerah masing-masing.
PUSPA mempunyai tujuan untuk memperkenalkan program unggulan three ends, menggalang dukungan lembaga masyarakat, membangun sinergi antara pemerintah, lembaga masyarakat.
Kemudian dari dunia usaha dan media pada level daerah untuk percepatan dan efektivitas mewujudkan kesejahteraan perempuan dan anak, berbagi pengalaman dan gagasan inovatif.
Berkenaan dengan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, serta menyediakan wahana interaksi untuk melihat peluang-peluang kerjasama program di masa yang akan datang.
Baca Juga: Somasi Deddy Corbuzier, Akun Propeksos Diserbu Netizen: Keliatan Caper dan Pansos
Sementara itu, Ketua PUSPA Banten Periode 2021-2024 Enggar Utari yang terpilih secara aklamasi mengaku kaget dan tidak menyangka bisa dipercaya untuk menjadi Ketua PUSPA Banten.
Ia menilai, PUSPA Banten sudah memiliki kiprah yang luar biasa dalam mengisi pembangunan di Provinsi Banten, khususnya dalam bidang pemberdayaan dan perlindungan perempuan dan anak.
“Ini merupakan amanah dan harus dipertanggungjawabkan. Bismillah saya menerima amanah ini dan mari kita sama-sama memberikan yang terbaik kepada perempuan dan anak di Provinsi Banten,” ucapnya. ***



















