BANTENRAYA.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang bekerjasama dengan pemerintah pusat mendirikan dapur umum di Kecamatan Sumur dan Kecamatan Munjul yang paling parah terdampak gempa bumi 6.6 magnitudo.
Dapur umum didirikan untuk memberikan kecupukan makanan bagi korban yang terdampak gempa. Sebab, hal yang dibutuhkan oleh korban gempa makanan siap santap.
“Dapur umum sudah kami dirikan dari kemarin sampai pascagempa. Kita sudah masak untuk warga yang kemarin kena gempa biar kebutuhan makan korban terpenuhi,” kata Nuriah, Kepala Dinas Sosial Pandeglang, Jumat 21 Januari 2022.
Baca Juga: Tagar Sunda Tanpa PDIP Menggema di Twitter, Buntur Arteria Singgung Bahasa Sunda
Kepada Bantenraya.com, Nuriah menyebutkan, dapur umum didirikan bekerjasama dengan Kementerian Sosial (Kemensos). “Kami bekerjasama dengan Kemensos. Dan makanan yang disajikan di dapur umum di masak oleh petugas Tagana,” terangnya.
Tidak hanya dapur umum, kata dia, Kemensos juga telah mendirikan tenda darurat, tenda keluarga, dan lumbung sosial untuk korban gempa Pandeglang.
Baca Juga: Saat Monitoring Pembangunan Stadion MY, Wawalkot SubadriPergoki Pelajar Nongkrong
“Lumbung sosial yang didirkan Kemensos adalah tempat penyimpanan logistik di garis terdepan, sebagai tindakan awal untuk pemenuhan kebutuhan dasar korban gempa,” ujarnya. ***
.

















