BANTENRAYA.COM – Legenda pesepakbola Indonesia Kurniawan Dwi Yulianto resmi menjadi asisten pelatih klub Liga Italia.
Kurniawan Dwi Yulianto ditunjuk menjadi asisten pelatih klub Serie B Liga Italia, Como 1907.
Kabar gembira ini jelas menjadi lompatan karier yang signifikan bagi Kurniawan.
Dengan begitu, ia bisa banyak belajar dan mengambil pengalaman di salah satu negara dengan kompetisi sepak bola terbaik.
Perlu diketahui, bahwa Kurniawan merupakan salah satu pemain sepak bola terbaik yang dimiliki Indonesia. Dahulu ia bermain sebagai striker.
Kurniawan adalah salah satu dari sedikit pemain Indonesia yang pernah bermain di Eropa.
Baca Juga: 5 Tahun Menikah, Jason Momoa dan Lisa Bonet Berpisah
Pada awal kariernya dia sempat bermain di tim remaja Sampdoria sebelum kemudian pindah ke FC Luzern di Swiss akibat masalah dengan PSSI.
Hingga kini, Kurniawan adalah pencetak gol terbanyak kedua dalam timnas sepak bola Indonesia dengan 31 gol setelah Bambang Pamungkas (34 gol).
Kembali ke Klub-nya, Como saat ini bersaing di Serie B setelah promosi dari Serie C pada akhir musim lalu.
Tim yang dipimpin Giacomo Gattuso ini berada di peringkat ke-11 dari 20 peserta kompetisi Serie B.
Klub yang dijuluki ‘I Lariani’ itu diakuisisi oleh Djarum group pada akhir 2019. Como sempat bangkrut dan baru kembali bangkit pada 2017.
Kabar ini diungkapkan Kurniawan Dwi Yulianto saat diwawancara channel Youtube Akurasi TV.
Baca Juga: Chef Arnold Bongkar Pendapatan Sebenarnya Ghozali dari Jual NFT Foto Selfie
Menurut Kurniawan, ia sudah dihubungi pihak Como sejak masih menjadi pelatih tim Liga Malaysia, Sabah FA.
“Enggak kebayang (jadi asisten pelatih Como), enggak punya mimpi juga. Tahun lalu saat mereka promosi ke Serie B, saya dihubungi Pa Mirwan (Suwarso, pemilik Como),” cerita Kurniawan.
“Dia ingin ada pelatih asal Indonesia untuk jadi asisten. Tapi saat itu saya masih ada kontrak dengan Sabah,” tambahnya.
Baca Juga: Cara Mengurus STNK Hilang dan Kebutuhan Dokumen yang Dipersiapkan, Simak Lengkapnya
“Ya alhamdulillah, mungkin sudah jalannya. Saat saya komunikasi lagi, mereka masih memberikan kesempatan,” lanjutnya.
Dengan kesempatan emas ini, Kurniawan menjadi orang Indonesia pertama yang masuk ke tim pelatihan level profesional sepak bola Italia.***

















