BANTEN RAYA.COM – Kontingen Banten mengajukan nota protes kepada panitia cabang olahraga muaythai PON XX Papua menyusul kekalahan atlet muaythai andalan Banten Sulaeman atas atlet tuan rumah Abdurahman di kelas 48 kilogram, Selasa 29 September.
Pada pertandingan yang digelar di GOR STT GIDI di Sentani, Kabupaten Jayapura, atlet Banten Sulaeman dinyatakan kalah angka atas atlet Papua, Abdurahman.
Padahal, selama 3 ronde laga, Sulaeman diyakini unggul angka atas lawannya itu. Hal ini dibuktikan dengan video rekaman pertandingan yang dimiliki ofisial Banten.
Baca Juga: Melihat Lagi Empat Indikator Warna dalam Aplikasi PeduliLindungi
“Jangankan kami yang berkutat di muaythai, orang awam yang nonton rekaman laga Sulaeman bakal yakin anak asuhan saya itu yang menang,” keluh Rudi, pelatih muaythai Banten.
Nota protes dilayangkan Wakil Ketua Kontingen Banten Edi Irianto langsung ke meja panitia. Untuk melayangkan protes, panitia mematok biaya Rp 10 juta kepada peserta.
Baca Juga: Melihat Lagi Empat Indikator Warna dalam Aplikasi PeduliLindungi
“Bukan persoalan uangnya, tapi harga diri kita sebagai atlet Banten. Mudah-mudahan ini juga membuka mata para wasit dan juri agar ke depannya tidak semena-mena lagi kepada atlet Banten,” papar Edi kepada humas KONI Banten. ***

















