BANTEN RAYA.COM – Akhir tahun ini atlet angkat besi Banten akan mengadakan tes angkatan untuk mengetahui perkembangan terakhir latihan yang mereka jalankan. Tujuan tes angkatan mengejar limit agar bisa meraih medali di PON Aceh dan Sumatera Utara tahun depan.
Ketua Perkumpulan Angkat Besi Seluruh Indonesia (Pabsi) Banten Muhamad Yasin mengatakan, program tes angkatan merupakan program rutin untuk mengetahui sejauh mana angkatan para atlet baik atlet PON atau atlet PPLP.
“Latihan yang dilakukan oleh atlet setiap hari di sasana Buldog Gym. Setelah menempuh latihan satu bulan kami terus melakukan tes angkatan bagi atlet,” kata dia.
Dalam latihan ini kata dia, atlet diminta mampu meningkatkan angkatan. Misalnya jika dalam latihan bulan November angkatan mereka mencapai 150 kilogram maka diharapkan saat bulan Desember angkatannya mencapi 152 kilogram.
“Memang angkatan tidak bisa langsung naik drastic dari 150 Kilogram menjadi 155 kilogram. Program untuk menaikkan angkatan kami targetkan bertahap 1 hingga 2 kilogram per bulannya. Latihan pun harus serius karena tidak semudah membalikkan tangan untuk mencapai jumlah angkatan tertentu,” jelasnya.
Tes angkatan bertahap ini sengaja digelar lagi akhir tahun lantaran pihaknya tidak mau lengah dan terus memantau perkembangan atlet agar stabil dan bisa meningkat nantinya.
“Data ini akan kami simpan nantinya kisaran bulan januari atau Februari kami akan kembali mendata tes angkatan atlet setelah menjalani latihan. Walaupun akhir tahun mereka harus tetap berlatih agar kemampuan mereka stabil,” imbuh Yasin.
Untuk total atlet yang akan mengikuti angkatan kisaran 10 atlet lebih. Mereka adalah atlet PON Banten serta atlet PPLP Banten yang selama ini kerap mengikuti kejuaraan dan selesai mengikuti babak kualifikasi PON yang digelar di Jawa Barat belum lama ini.
“PON kisaran satu tahun lagi jadi persiapan harus matang. Latihan juga sudah kami programkan agar nantinya kekuatan oto mereka semakin bertambah untuk mempertajam angka angkatan mereka,” tegasnya. (hendra)


















