BANTENRAYA.COM – Usai permalukan Argentina di Stadion Si Jalak Harupat, Pelatih Senegal beri pernyataan mengharukan usai kemenangan laga perdana Piala Dunia U 17.
Senegal menjadi bukti bahwa Ia kini menjadi kuda hitam di Piala Dunia U 17 usai permalukan Argentina dengan skor 2-1
Fakta menarik datang dari pelatih timnas Senegal U 17 Serigne Dia yang mengaku bersyukur usai anak asuhnya mengalahkan Timnas Argentina U 17 dengan skor 2-1 di laga pertama grup D Piala Dunia U 17.
Sebagaimana diketahui laga tersebut berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
Baca Juga: Fakta Menarik Stadion JIS Pada Penyelenggaraan Piala Dunia U 17, Bikin Bangga Indonesia
Stadion Si Jalak Harupat yang sempat mendapat kritikan kini membuktikan kualitasnya di Piala Dunia U 17.
Meski sempat terguyur hujan lebat stadion bersejarah tersebut mampu menahan dengan sistem peresapan air hingga laga di grup D mampu digelar dengan lancar.
Amara Diouf menjadi bintang kemenangan Senegal pada laga pertamanya di Piala Dunia U 17 2023 lewat dua gol yang dicetaknya pada menit ke 6 dan 38.
Sedangkan, gol Argentina disumbangkan Agustin Ruberto pada masa injury time babak kedua.
Baca Juga: Prediksi Susunan Pemain Indonesia Melawan Panama di Piala Dunia U 17, 3 Poin Harga Mati
Dikutip dari kanal youtube Garuda Space Pelatih Timnas Senegal U 17 sendiri sempat mengaku laga kontra Argentina berjalan sulit.
Oleh karena itu, sang pelatih memberikan pernyataan yang sangat mengahurukan, ia mengucapkan rasa syukur dan Alhamdulillah atas kemenangan itu.
“Ini adalah pertandingan yang ketat pertama-tama Saya ingin mengatakan Alhamdulillah karena ini tidak mudah mereka adalah pemain muda” ucap Serigne Dia.
Pelatih Senegal, Serigne Dia, menyebut kemenangan timnya atas Argentina diraih dengan tidak mudah.
Baca Juga: Timnas Indonesia Tiba di Irak, STY Siap Racik Strategi untuk Bawa Garuda ke Piala Dunia 2026
Pertandingan berjalan ketat meski Senegal unggul lebih dulu 2-0.
“Ini adalah pertandingan yang ketat. Pertama, saya ingin mengatakan Alhamdulillah karena ini tidak mudah, mereka adalah pemain muda. Mereka sempat unggul 2-0, tapi itu tidak mudah,” kata Serigne.
“Kami berusaha untuk terus menguasai bola dan mempertahankan keunggulan. Tapi kami juga harus lebih kuat dan lebih bekerja sama,” lanjutnya.
Hal itu membuktikan apapun bisa terjadi didalam sepak bola walaupun lawannya adalah peringkat 1 Fifa.***



















