BANTENRAYA.COM – Bayi yang ditemukan di Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang pada 5 Desember 2022 sampai saat ini belum memiliki orang tua asuh.
Bayi yang ditemukan di Kecamatan Cinangka berjenis kelamin laki-laki tersebut sempat dirawat di RSUD dr. Dradjat Prawiranegara (RSDP) Serang karena gejala pneumonia.
Ketua Komnas Perlindungan Anak (Komnas PA) Kabupaten Serang Kuratu Akyun mengatakan, saat ini bayi yang ditemukan di Kecamatan Cinangka tersebut berada di Dinas Sosial.
Baca Juga: Daftar 4 SMA di Kota Cilegon yang dengan Predikat Terbaik Versi LTMPT, Anak Anda Sekolah di Sini?
Ia berada di sana setelah sebelumnya mendapat perawatan di RSDP Serang selama 10 hari.
“Sekarang bayi ada di Dinsos habis dirawat di RSDP Serang 10 hari,” ujar Akyun, Senin 23 Januari 2023.
Ia mengungkapkan, sebelum masuk RSDP Serang bayi tersebut dirawat di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Bina Budi Bangsa di Kecamatan Kramatwatu selama satu bulan lebih.
Baca Juga: Safari ke Kota Serang, AB Bakal Ziarah ke Makam Sultan Banten dan Bersua Ratusan Ulama
“Kondisi bayi saat ini sudah membaik, keluar dari rumah sakit dua haru yang lalu, gejala pneumonia,” katanya.
Akyun mengungkapkan, saat ini bayi tersebut belum memiliki orangtua asuh namun pihak kepolisian telah mengeluarkan surat keterangan sebagai bayi terlantar.
“Mungkin nanti dititipkan ke kami lagi karena Dinsos akan membuka seleksi Cota (calon orangtua asuh),” tuturnya.
Baca Juga: Sering Dilakukan Saat Bulan Rajab, Begini Kata Gus Baha Hukum Ziarah Kubur Para Walisongo
Terpisah, Kepala Unit Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TPA) Kabupaten Serang Irma Iryuningsih mengatakan, bayi yang ditemukan di Kecamatan Cinangka tersebut mengalami sakit paru-paru.
“Waktu kami melihat di rumah sakit bayinya sakit paru-paru,” katanya.
Irma mengaku tidak menerima titipan dari Dinsos Kabupaten Serang setelah bayi tersebut keluar dari RSDP Serang.
“Kata Pak Subur (Kepala Dinsos-red) mau dititipkan ke Dinsos Provinsi Banten dulu sampai ada orangtua asuhnya. Kita siap dititipi tapi biaya perawatannya minta dibantu oleh Dinsos,” ujarnya. ***















