BANTENRAYA.COM – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis adanya fenomena super new moon atau fase bulan baru.
Fenomena super new moon akan terjadi bersamaan dengan pergigee atau jarak terdekat bulan ke bumi pada 21 Januari 2023.
Adapun kehadiran fenomena super new moon berpotensi meningkatkan ketinggian pasang air laut maksimum.
Baca Juga: 30 Soal Tes Wawancara PPS Lengkap Terbaru Tahun 2024, Dijamin Langsung Lulus Seperti Jalan Tol
Berdasarkan keterangan tertulis yang diterima Bantenraya.com, adapun potensi banjir pesisir (rob) bisa terjadi pada waktu yang berbeda setiap wilayahnya.
Dengan fenomena tersebut diprediksi akan memengaruhi aktivitas mayarakat yang berada di sekitar pelabuhan dan pesisir.
Misalnya, aktivitas pemukiman pesisir, bongkar muat di pelabuhan hingga tambak garat dan perikinan darat.
Baca Juga: Presiden Jokowi Dorong RUU PPRT, Pekerja Rumah Tangga Harus Mendapatkan Perlindungan Haknya
Dari pantauan BMKG pada data water level dan prediksi pasang surut, banjir rob berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Indonesia.
• Pesisir Aceh
• Pesisir Sumatera Utara
• Pesisir Sumatera Barat
• Pesisir Lampung
• Pesisir Kep. Riau
• Pesisir Bangka Belitung
• Pesisir Banten
• Pesisir utara DKI Jakarta
• Pesisir Jawa Barat
• Pesisir Jawa Tengah
• Pesisir Jawa Timur
• Pesisir Bali
• Pesisir Nusa Tenggara
Barat
• Pesisir Nusa Tenggara
Timur
• Pesisir Kalimantan Barat
• Pesisir Kalimantan
Tengah
• Pesisir Maluku Utara
Baca Juga: Sejarah Tahun Baru Imlek, Sempat Dilarang di Zaman Orba dan Diizinkan di Zaman Reformasi
• Pesisir Maluku
• Pesisir utara Papua
• Pesisir Papua Selatan
Terkait fenomena super new moon, BMKG mengimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada dan siaga.
Selalu sedia untuk mengantisipasi dampak dari pasang maksimum air laut serta terus memantau pembaruan prediksi cuaca dari BMKG. ***


















