BANTENRAYA.COM – Direktur Utama PT Krakatau Steel Silmy Karim dalam 2 hari ke depan bakal dilantik menjadi Direktur Jenderal atau Dirjen Imigrasi.
Keputusan Silmy Karim menjadi Dirjen Imigrasi tertuang dalam Keputusan Presiden No.165/TPA 2022 pada 4 Januari 2023.
Jelang hari pelantikan, Silmy Karim masih sempat meresmikan 3 proyek infrastruktur strategis milik PT Krakatau Bandar Samudera (KBS) atau saat ini yang bernama Krakatau International Port (KIP) pada 2 Januari 2023.
Baca Juga: Sedang Berlangsung, Link Live Streaming Malaysia Open 2022 Turnamen Pembuka di Tahun Ini
Ketiga proyek yang diresmikan Silmy yang kala itu masih menjabat Direktur Utama PT Krakatau Steel yaitu proyek Pembetonan Jalan Export Import, Pembetonan Jalan Dermaga 4, dan Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).
Proyek-proyek strategis KIP tersebut merupakan wujud nyata dukungan terhadap program pemerintah di bidang logistik nasional.
Silmy Karim menyampaikan optimisme di 2023 untuk seluruh anak usaha Krakatau Steel agar terus melakukan inovasi dan terobosan.
Baca Juga: Lowongan Kerja PT Angkasa Pura Solusi untuk Lulusan SMA, Berikut Cara Pendaftaran dan Persyaratanya
Hal itu mesti dilakukan demi meningkatkan revenue perusahaan dan mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi ditengah bayang-bayang resesi.
“Pengembangan infrastruktur di KBS ini memperkuat konektivitas antara pelabuhan dengan kawasan industri, dimana hal ini merupakan bagian penting dalam mendukung Cluster Industri Baja 10 juta ton di Cilegon,” tegas Silmy.
Sementara itu, Direktur Utama KIP Akbar Djohan mengatakan, di tahun 2023, KIP Group optimis semakin maju dengan berbagai transformasi yang dilakukan dari berbagai aspek.
Baca Juga: Cek Fakta: Viral Kabar Bola Mata Seorang Bocah Pecah dan Buta Karena Lato Lato
Seperti peningkatan SDM dan adanya infrastruktur yang baru diresmikan sebagai upaya peningkatan pelayanan terhadap konsumen.
“Peresmian proyek infrastruktur strategis ini merupakan komitmen KBS sebagai Integrated Industrial Port dalam menciptakan nilai tambah bagi stakeholder,” tuturnya.
“Hal ini merupakan bagian dari kesiapan kami dalam mendukung Cluster Industri Baja 10 juta ton di Cilegon,” ujar Akbar.
Baca Juga: Daftar Tarif Bus PO Haryanto Terbaru 2023 dari Merak, Cilegon, Serang ke Jateng dan Jatim
KIP juga melakukan transformasi bisnis Bidang Kepelabuhanan dan Jasa Logistik yang berbasis Smart Port dengan menitikberatkan pada 3 hal utama yaitu Expanding Services, Operational Excellence, dan Creating New Business.
Selain itu, ada program perbaikan secara berkelanjutan, diantaranya Operating Efficiency, Commercial Excellence, Digitalization, Upgrading Port Supporting Facility Services, dan Organization Enablement Programs.
Upaya yang telah dilakukan oleh KIP ini terbukti meningkatkan kinerja perusahaan. Hal itu terlihat dari beberapa indikator keuangan selama beberapa tahun terakhir.
Baca Juga: Viral Kode 5353, Maknanya Area Sensitif Wanita, Diharapkan Bijak Menggunakan
“Pendapatan (revenue) KBS selama 4 tahun terakhir terus meningkat dengan rata-rata peningkatan sebesar 13% per tahun,” tutur Akbar.
Diketahui, KIP merupakan anak usaha dari Krakatau Steel yang bergerak di jasa kepelabuhanan yang terintegrasi dengan jasa logistik.
Merupakan pelabuhan internasional dan curah terbesar di Indonesia yang berlokasi di Cigading, Cilegon, Banten, dengan kapasitas terpasang mencapai 25 Juta Ton per tahun yang terintegrasi dengan kawasan industri. ***



















