BANTENRAYA.COM – Revitalisasi Masjid Agung Ats Tsauroh Kota Serang tahap satu tahun 2022 tinggal tersisa 15 persen.
Demi mencapai target 100 persen, revitalisasi Masjid Agung Ats Tsauroh tahap satu tahun 2022 dikebut, mengingat batas waktu pembangunan tinggal tiga pekan lagi.
Progres revitalisasi Masjid Agung Ats Tsauroh ini terungkap usai Walikota Serang Syafrudin monitoring pembangunan landscape Masjid Agung Ats Tsauroh, Kota Serang, Rabu 30 November 2022.
Baca Juga: Tak Punya Sejarah Kalah, Mungkinkah Murad Bertemu Lawan Sebanding di Preman Pensiun 7?
Diketahui pelaksanaan revitalisasi Masjid Agung Ats Tsauroh tahap pertama dimulai pada bulan Juni 2022.
Walikota Serang Syafrudin berkesempatan meletakan batu pertama yang dilakukan, Jumat 22 Juli 2022.
Walikota Serang Syafrudin mengatakan, revitalisasi Masjid Agung Ats Tsauroh Kota Serang tahap satu dianggarkan sekitar 17,9 miliar dari APBD Kota Serang tahun 2022.
Baca Juga: Dindikpora Desak PGRI Pandeglang Minta Maaf ke Masyarakat, Buntut Pria Berseragam PGRI Nyawer Biduan
Syafrudin menjelaskan, revitalisasi Masjid Agung Ats Tsauroh Kota Serang tahap satu diantaranya meliputi pembangunan landscape, basement, perbaikan tempat wudhu, dan rehab atap masjid.
“Ini sudah kita lihat dari bawah, depan, atas, basement, sudah kita lihat semua. Progresnya sudah 85 persen. Tinggal 15 persen,” ujar Syafrudin, didampingi Kepala DPUPR Kota Serang Iwan Sunardi, dan jajarannya.
Syafrudin mengaku dalam proses revitalisasi tidak ada kendala, sehingga diharapkan rampung sesuai target yang ditentukan.
Baca Juga: Jangan Bingung, Preman Pensiun 7 Memang Tak Tayang Hari Ini, Aris Nugraha: Ada yang Tersilet
“Nggak ada kendala. Kan waktunya sampai 23 Desember. Masih ada waktu. Jadi 15 persen ini dikejar sampai 23 Desember. Sebelum 23 Desember selesai. Mudah-mudahan di bulan Desember selesai,” ucap dia.
Syafrudin menyebutkan, 15 persen pekerjaan yang belum dituntaskan antara lain pengaspalan.
“Pengaspalan. Kayak finishing. Pekerjaan kecil. Yang ini mungkin akan dihotmix. Karena hotmix lebih cepat,” tuturnya.
Bila revitalisasi Masjid Agung Ats Tsauroh tahap satu kelar, Pemkot Serang telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 30 miliar untuk tahap kedua tahun depan.
“Tahap kedua kurang lebih disiapkan 30 miliar,” ungkap Syafrudin.
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Serang Iwan Sunardi mengatakan, batas akhir proyek revitalisasi Masjid Agung Ats Tsauroh tahap pertama hingga Desember 2022.
“Tanggal 3 Desember. Kontrak habis. Ini sesuai dengan jadwal atau metode pelaksanaan yang kita sepakati,” kata Iwan Sunardi.
Iwan Sunardi menerangkan, pembangunan revitalisasi Masjid Agung Ats Tsauroh tahap pertama diantaranya meliputi area parkir, area taman, dan area terbuka.
“Jadi landscape plaza ini, kemudian basement, kemudian area parkir yang ada di luar,” tegas dia.
Landscape plaza, kata Iwan Sunardi, fungsinya untuk ruang terbuka bagi masyarakat.
“Ini plaza untuk fasilitas publik. Atasnya ada rumput sintetis, kemudian andesit, ornamen-ornamen yang bisa mempercantik masjid,” katanya.
Iwan Sunardi mengatakan, untuk revitalisasi Masjid Agung Ats Tsauroh tahap kedua meliputi bangunan-bangunan termasuk basement induk dan juga pembongkaran islamic center.
“Kita upayakan 2023 di awal sudah bisa jalan,” tandasnya.
Masih di lokasi sama, Ketua Yayasan Masjid Agung Ats Tsauroh Kota Serang H. Sanwani mengatakan, revitalisasi Masjid Agung Ats Tsauroh tahap pertama berjalan lancar, hanya saja pagar landscape plaza terlalu rendah.
“Kurang tinggi. Terus pagarnya kalau bisa jangan renggang. Harus dirapatkan. Takut anjlok terutama anak kecil. Saran saya setelah penyerahan kita lihat gambarnya,” Sanwani.
Menurut Sanwani, selama ini Yayasan Masjid Agung Ats Tsauroh tidak dilibatkan dalam hal landscape.
“Nggak. Itu kan sudah ada PU sama konsultan. Kita hanya memberikan masukan,” katanya. *



















