BANTENRAYA.COM – Menyambut peringatan Hari Pahlawan Nasional 2022 ada dua puisi dari Chairil Anwar yang menggambarkan semangat kepahlawanan.
Dua puisi dari Chairil Anwar yang menggambarkan semangat kepahlawanan ini, cocok sekali dibacakan pada saat peringatan Hari Pahlawan Nasional 2022, Kamis, 10 November 2022.
Sudah tahu dua puisi karya Chairil Anwar yang sangat cocok dibacakan pada peringatan Hari Pahlawan Nasiobal 2022?
Baca Juga: Pendaftran Kartu Prakerja Gelombang 48 Dibuka Kapan? Simak Jangan Sampai Tertinggal!
Simak artikel ini selengkapnya untuk mengetahui dua puisi karya Chairil Anwar yang menggelorakan semangat kepahlawanan.
Sebagaimana diketahui, Chairil Anwar adalah penyair yang disebut HB Jassin sebagai pelopor Angkatan 45.
Chairil Anwar dikenal dengan julukan “Si Binatang Jalang” karena gayanya yang urakan dan bebas.
Sayangnya, Chairil Anwar mati muda. Semasa ia hidup menghasilkan 96 karya, termasuk 70 puisi.
Adapun dua puisi Chairil Anwar yang menggambarkan semangat kepahlawanan berjudul “Diponegoro dan “Karawang-Bekasi”.
Diponegoro
Di masa pembangunan ini
tuan hidup kembali
Dan bara kagum menjadi api
Di depan sekali tuan menanti
Tak gentar. Lawan banyaknya seratus kali.
Pedang di kanan, keris di kiri
Berselempang semangat yang tak bisa mati.
MAJU
Ini barisan tak bergenderang-berpalu
Kepercayaan tanda menyerbu.
Sekali berarti
Sudah itu mati.
MAJU
Bagimu Negeri
Menyediakan api.
Punah di atas menghamba
Binasa di atas ditinda
Sungguhpun dalam ajal baru tercapai
Jika hidup harus merasai.
Maju.
Serbu.
Serang.
Terjang.
Februari, 1943
Baca Juga: Hukum Perempuan Ikut Sholat Gerhana Bulan Total Berjemaah di Masjid, Begini Menurut Hadist
Karawang-Bekasi
Kami yang kini terbaring antara Karawang-Bekasi
tidak bisa teriak “Merdeka” dan angkat senjata lagi
Tapi siapakah yang tidak lagi mendengar deru kami,
terbayang kami maju dan mendegap hati ?
Kami bicara padamu dalam hening di malam sepi
Jika dada rasa hampa dan jam dinding yang berdetak
Kami mati muda. Yang tinggal tulang diliputi debu
Kenang, kenanglah kami
Kami sudah coba apa yang kami bisa
Tapi kerja belum selesai, belum bisa memperhitungkan arti 4-5 ribu nyawa
Kami cuma tulang-tulang berserakan
Tapi adalah kepunyaanmu
Kaulah lagi yang tentukan nilai tulang-tulang berserakan
Atau jiwa kami melayang untuk kemerdekaan kemenangan dan harapan
atau tidak untuk apa-apa,
Kami tidak tahu, kami tidak lagi bisa berkata
Kaulah sekarang yang berkata
Kami bicara padamu dalam hening di malam sepi
Jika ada rasa hampa dan jam dinding yang berdetak
Kenang, kenanglah kami
Teruskan, teruskan jiwa kami
Menjaga Bung Karno
menjaga Bung Hatta
menjaga Bung Sjahrir
Kami sekarang mayat
Berikan kami arti
Berjagalah terus di garis batas pernyataan dan impian
Kenang, kenanglah kami
yang tinggal tulang-tulang diliputi debu
Beribu kami terbaring antara Karawang-Bekasi
Itulah di atas 2 puisi karya Chairil Anwar yang cocok dideklamasikan pada peringatan Hari Pahlawan Nasional 2022.***



















