BANTENRAYA.COM- Satu orang warga Desa Bojong Cae hilang karena terbawa derasnya arus sungai Ciujung, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, Rabu 26 Oktober 2022.
Relawana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lebak, Hafid mengatakan, hilangnya korban yang bernamaEngkun Supardi (58) statusnya belum ditemukan dan masih dalam proses penyisiran sekitar wilayah sungai.
“Kejadian tersebut terjadi pada pukul 11.30 WIB, sampai saat ini beliau belum ditemukan dan kami masih berusaha untuk melakukan pencarian, sementara menghentikan pencarian, akan di lanjutkan pada besok nanti, semoga jasad korban segera ditemukan,” katanya.
Ia membeberkan, berdasarkan saksi mata, korban berusaha mengumpulkan kayu bakar yang terbawa arus sungai dengan cara menarik kayu hayut dengan menggunakan sebatang kayu panjang.
Baca Juga: Mal Pelayanan Publik Kota Cilegon Mulai Dibangun, Anggaran Pembangunan Rp 2,6 Miliar
“Pada saat korban (Engkun Supardi) menarik kayu tiba- tiba korban terpleset ke aliran sungai Ciujung, karena pada saat itu arus sungai cukup deras sehingga korban hanyut terbawa arus sungai,” bebernya.
Dikatakannya, Kondisi terkini sedang dalam pencarian oleh Basarnas Kabupaten serang dan masyarakat sekitar.
“Karena memang beliau beralamat kampung Ketemanggungan RT/RW 02/01 Desa Bojong Pandan Kecamatan Tunjung Teja, maka dari itu tim Basarnas Serang ikut andil dalam mencari korban yang hilang,” ujarnya.
Ia menghimbau, kepada seluruh warga yang melakukan aktivitas di sungai agar lebih berhati-hati dan waspada, karena intensitas hujan yang cukup tinggi bisa mengakibatkan meluapnya sungai.
Baca Juga: Ditanya Soal 967 LSL di Kota Serang, Walikota Syafrudin: Mengutuk Kalau Ada Sampai Perbuatan Itu
“Untuk warga tolong lebih berhati hati dan memikirkan keselamatan diri, Salah satunya mencari kayu bakar di aliran Sungai Ciujung. Terlebih saat ini kondisi arusnya cukup deras,” imbaunya. (***)
(mg-sahrul)




















