BANTENRAYA.COM – Tifauzia Tyassuma atau yang biasa disapa dokter Tifa mengaku tidak percaya dengan bahayanya obat sirup bagi Kesehatan ginjal.
Pegiat media sosial twitter ini terheran-heran dengan adanya kabar bahwa obat sirup menjadi penyebab gagal ginjal akut pada anak.
Melalui akun twitter pribadinya, dokter Tifa mengunggah cuitan terkait ketidakpercayaanya terhadap obat sirup yang menjadi penyebab gagal ginjal akut pada anak.
Baca Juga: Jarang Ada Event, Stadion Banten Internasional Hanya Dipakai Pejabat Pemprov Banten
Dokter Tifa juga mengunggah sebuah pemberitaan portal media yang memberitakan bantahan Konimex terkait obat sirup yang mengandung EG dan DEG.
Dokter Tifa sepakat dengan pernyataan Konimex.
“Saya percaya dg Pabrik Syrup Obat Konimex ini,” kata dokter Tifa melalui akun twitter @DokterTifa pada Jumat, 21 Okotber 2022 siang.
Baca Juga: Buntut Temuan Gedung SDN Masih Numpang, Walikota Cilegon Helldy Agustian Kumpulkan Semua Kepala Sekolah
Menurutnya tidak masuk akal jika dalam waktu yang singkat tiba-tiba obat sirup dikambinghitamkan atas meningkatnya kasus gagal ginjal pada anak di Indonesia.
“Sangat tdk masuk akal obat yg diproduksi puluhan thn tiba2 bikin ginjal rusak dlm waktu cepat,” tulis pemilik akun twitter dengan 55.843 pengikut ini.
Menurut Tifa, obat sirup bisa saja menjadi penyebab gagal ginjal jika dikonsumsi dalam jumlah yang banyak.
Baca Juga: Didesak Warga, Sumur Artesis RS Ibunda Akhirnya Ditutup Permanen
“Kecuali sirup ditenggak 100 botol sekaligus. Dan it’s very impossible,” kata dokter Tifa.
Di mana, Badan Pengawas Obat dan Makanan atau BPOM telah mengumumkan hasil pemeriksaan terhadap sejumlah sampel obat sirup, dan ada 5 produk terindikasi tercemar EG dan DEG.
Sebelumnya pada 20 Oktober 2022, dokter Tifa juga mengunggah postingan di twitter terkait ketidakpercayaan atas kandungan etilen glikol atau EG dan dietilen glikol atau DEG pada obat sirup menjadi biang kerok gagal ginjal pada anak.
”Penjelasan BPOM soal Etilen Glikol sbg bahan cemaran dlm sirup obat, maka tentunya ini sdh terjadi sejak puluhan tahun lalu,’ kata dokter Tifa.
“Pertanyaan: Mengapa kasus Gagal Ginjal Akut pada anak dan sangat mematikan baru terjadi sekarang?,” tulis Tifa melalui akun twitter @DokterTifa.
Dokter Tifa juga meneruskan pandangannya mengenai banyaknya kasus gagal ginjal pada anak akhir-akhir ini.
“Kasus Gagal Ginjal Akut pada anak yg baru2 ini terjadi akibat sirup obat, menjadi peringatan kpd semua pihak utk kebijakan Vaksin COV1D. Artinya bukan bahan utama yg menjadi sebab kematian, ttp bisa jadi bahan aditif di dalamnya. Berhati-hatilah!,” serunya.***



















