BANTENRAYA.COM - Walikota Cilegon Helldy Agustian segera mengumpulkan semua kepala sekolah SD dan SMP di Kota Cilegon.
Hal itu dilakukan usai dirinya menemukan masih adanya gedung SDN 1 Sukmajaya yang lahannya masih menumpang.
Diketahui Walikota Cilegon Helldy Agustian pada Rabu 19 Oktober 2022 menemukan gedung sekolah yang masih menumpang di lahan masyarakat.
Baca Juga: Didesak Warga, Sumur Artesis RS Ibunda Akhirnya Ditutup Permanen
Bahkan, lokal kelas yang ada masih sangat minim dan tidak standar.
Hal itu membuat siswa SDN 1 Sukmajaya secara bergantian belajar setiap harinya pagi dan siang hari.
SDN 1 Sukmajaya juga tidak memiliki lapangan upacara dan fasilitas lapangan olahraga lainnya.
Kondisi SDN 1 Sukmajaya yang tidak memiliki lahan tersebut bahkan sudah terjadi lebih dari 40 tahun.
Baca Juga: Apotek di Kota Serang Mulai Tarik Obat Sirup Penyebab Gagal Ginjal Akut
Helldy menjelaskan, dalam waktu dekat pihaknya akan memanggil semua kepala sekolah.
Dirinya ingin mengetahui kondisi objektif seluruh sekolah yang ada. Berapa banyak yang masih menumpang, dan fasilitas apa yang masih dibutuhkan untuk memenuhi standar pendidikan yang berkualitas.
“Ke depan kita akan rapat bersama Kepala Sekolah SD & SMP Negeri Se-Kota Cilegon untuk menyampaikan saran & keluhan sekolahnya, agar kedepan sekolah di Kota Cilegon sesuai standar untuk kemajuan pendidikan di Kota Cilegon yang kita sama-sama cintai,” katanya usai menghadiri acara Festival Maulid yang digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Cilegon di Alun-alun Kota Cilegon, Jumat 21 Oktober 2022.
Baca Juga: Viral Video Remaja Pulang Ngaji Ditusuk Orang Tak Dikenal, Polres Cimahi Buru Pelaku
Helldy mengaku, kondisi tersebut tidak hanya terjadi di SDN 1 Sukmajaya saja, melainkan masih banyak sekolah yang menumpang di lahan warga.
Untuk itu, harus ada solusi yang dibuat secara jangka pendek dan panjang.
“Nanti akan diinventarisir berbagai kebutuhannya, akan dilihat kemampuan anggaran, yang pasti meskipun masyarakat tidak keberatan soal lahannya dipakai namun untuk jangka panjang dikhawatirkan bermasalah ada gugatan dan lainnya,” ujarnya.
“Misalnya soal lahan nanti kita akan tanya apakah masih ada lahan bengkok atau milik pemerintah yang bisa digunakan. Tapi tentu dengan standar pendidikan untuk dibangunkan sekolah secara bertahap,” tegasnya.
Sebelumnya, Kepala SDN 1 Sukmajaya Suciaty Purwaningsih tidak menampik jika lahan yang digunakan gedung sekolah tersebut masih menumpang di lahan warga.
"Itu mah saya ga bisa ngomong diluar kewenangan saya itu saja (soal lahan sekolah yang masih menumpang)," ungkapnya.
Suciaty menjelaskan, pihaknya juga menginginkan adanya penambahan lokal kelas dan kantor guru, sehingga tidak ada lagi kelas yang bergantian saat belajar.
"Kami mengharapkan sesuai apa yang diharapkan, satu lokal supaya anak-anak belajarnya tidak pagi dan siang," pungkasnya.
Artikel Terkait
Usai BPOM Larang Peredaran, Polisi Siap Bantu Pemerintah Menarik Obat Sirop dari Apotek
Daftar Obat Sirup Dilarang dan Diklaim Bebas Etilen Glikol - Dietilen Glikol
10 Ucapan Selamat Hari Santri 2022 Singkat dan Penuh Makna, Bisa Dijadikan Status WA atau Caption Instagram
Link Nonton Preman Pensiun 7 Episode 5 Malam Ini: Taslim Kesakitan Dihantam Kang Murad, Ajun Milih Kabur
Link Nonton Drakor Blind Epsiode 11 Sub Indo, Bukan di Dramaqu, LK21 dan Telegram
Termorex Terdeteksi Berbahaya, PT Konimex Klaim Produk Obat Sirup Produksinya Tidak Menggunakan EG dan DEG
Mahfud MD Isyaratkan Jokowi Menjadi Aktor Penentu Presiden 2024, Ini Skenario yang Mungkin Terjadi
Warga Kota Cilegon Berhamburan Keluar Rumah Cari Tempat Menyelamatkan Diri.. Innalillahi..
Izin Berangkat Sekolah, Pelajar di Pandeglang Ini Malah Sok Jago Tenteng Celurit dan Pisau Kayak Mau Perang
34 Tahun Diproduksi, Kok Bisa Obat Sirup Termorex Baru Terdeteksi Berbahaya Sekarang? Ini Respons PT Konimex
Belum Ada Titik Temu Ditengarai jadi Alasan Kuat KIB Belum Deklarasikan Capres
Jembatan Surianeun Bolong, Pemkab Pandeglang Baru Bisa Lakukan Ini untuk Sementara
Buka Gelaran Festival Maulid, Walikota Cilegon Minta Warga Lestarikan Marawis dan Kasidah
Warga Cirebon Melotot Melihat Alat yang Dibuat Siswa Cilegon di Ajang TTG Nasional, Begini Penampakannya
Warga Kota Serang Tewas Ditusuk Pria Misterius Saat Pulang Sholat Jumat
Punya Risiko Besar Kecelakaan, Driver Ojol di Cilegon Dibekali Cara Pompa Jantung