BANTENRAYA.COM – Pemkot Serang dan Pangrango Group melaksanakan penandatanganan memorandum of understanding atau MoU.
Teken MoU Pemkot Serang dan Pangrango Group berlangsung di aula rapat Walikota, Setda lantai 2, Puspemkot Serang, Kota Serang, Kamis 20 Oktober 2022.
MoU Pemkot Serang dan Pangrango Group dalam kaitan rencana pembangunan hotel, office tower, dan mall di eks Terminal Kepandean, Kota Serang.
Baca Juga: Cara Mengetahui Gejala Gagal Ginjal Akut pada Anak, dari Demam hingga Volume Urine Mendadak Menurun
Pangrango Group siap menggelontorkan nilai investasinya sekitar Rp 1 hingga Rp 2 triliun.
Walikota Serang Syafrudin mengatakan, penandatanganan MoU ini menjadi salah satu kerja sama besar yang dilaksanakan Pemerintah Kota Serang.
Ia berharap proyek ini tidak mandek dan semua yang diinginkan Pemkot dan Pangrango Group dapat terwujud.
“Dengan kesepakatan ini mudah-mudahan menjadi tanggung jawab bersama untuk menindaklanjuti, jadi jangan mandek,” ujarnya.
“Mudah mudahan apa yang kita inginkan baik dari Pemkot dan Pangrango Group dapat terwujud,” imbuhnya.
Syafrudin juga berharap MoU ini akan ditindaklanjuti dan tidak dimanfaatkan di luar kepentingan bersama.
Baca Juga: Kasus Gagal Ginjal Terus Merebak, Bagaimana Seharusnya Orang Tua Bersikap?
“Kami berharap MoU ini tidak hanya sebatas MoU. Karena beberapa pengalaman yang terjadi, ada yang memanfaatkan MoU dan tidak ada tindak lanjutnya,” ucap dia.
Syafrudin menginginkan, sebelum masa baktinya selesai, dalam kurun waktu kurang dari setahun pengerjaan sudah terlihat sebagai bentuk perubahan Kota Serang.
Terlebih Pemkot sangat menantikan investor besar di Kota Serang.
Baca Juga: BPOM Umumkan Daftar 5 Obat Sirup Mengandung EG dan DEG Penyebab Gagal Ginjal Anak
“Mudah mudahan dalam kurun waktu kurang dari setahun ini perkembangan bapak-bapak sudah terlihat,” katanya.
“Kehadiran para investor itu dinanti nantikan oleh Pemerintah Kota Serang,” sambungnya.
Sementara itu, Direktur Utama Pangrango Group Muamar Torik mengaku mengapresiasi dengan antusias Pemkot Serang dalam proses memajukan Kota Serang dan tidak ingin Kota Serang menjadi Kota yang tertinggal.
Baca Juga: The Daddies Tumbang, Dua Bestie Gagal Bertemu di Perempatfinal Denmark Open 2022
“Saya lihat Walikota itu sangat luar biasa, benar benar ingin masyarakat Serang bisa menikmati kemajuan Kota Serang yang dipimpinnya,” katanya.
“Makannya di sini beliau serius sekali agar Kota Serang tidak menjadi Kota yang tertinggal,” paparnya.
Muamar menjelaskan, memilih Kota Serang berinvestasi karena, mayoritas penduduk Kota Serang muslim dan background Islam yang religius.
Baca Juga: 15 Kata Mutiara Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober yang Penuh Makna dan Terdengar Keren
“Di Kota Serang banyak muslim, kami berkonsep memajukan pengusaha muslim di sini,” jelas dia.
Muamar Torik sangat antusias ingin mendirikan mall dan perkantoran yang dapat mempermudah pelaku usaha di bidang apapun agar nyaman melaksanakan usahanya di properti milik Pangrango Group.
“Kita ingin masyarakat Kota Serang memiliki mall yang dimana di mall istilahnya pelaku usaha tinggal masuk bawa koper saja langsung jualan,” tuturnya.
Baca Juga: Lesty Kejora Bareng Rizky Billar Kunjungi Polres Metro Jakarta dan Ucapkan Hal Mengejutkan Ini
“Office nya kita buat sudah komplit dengan furnitur dan peralatan kantornya,” akunya.
Untuk angka investasi yang siap digelontorkan, kata dia, Pangrango Gorup siap menggelontorkan dana Rp 1 sampai Rp 2 Triliun untuk proyek properti besar di Kota Serang.
Selain hotel, office tower, dan mall, sekolah Islam berbasis boarding school juga menjadi salah satu proyeknya.
Baca Juga: 5 Provinsi dengan Sebaran Kasus Gagal Ginjal Akut Terbanyak, Tempat Tinggalmu Termasuk?
“Nilai investasinya Rp 1 sampai Rp 2 triliun dari gambaran kasar kami. Akan ada sekolah Islam, semacam boarding school,” sebut dia. ***


















