BANTENRAYA.COM – SMAN 6 Kota Serang, Banten mengajak orang tua untuk bersinergi dalam program pemulihan pembelajaran di masa pandemi Covid-19.
Ajakan tersebut disampaikan Kepala SMAN 6 Kota Serang Rustomi Effendi.
Kepada Bantenraya.com, Tomi sapaan akrabnya menyampaikan, kegiatan ini salah satu upaya SMAN 6 Kota Serang untuk mendukung kebijakan sekolah dalam mengembalikan pembelajaran pasca Pandemi Covid-19.
Baca Juga: Jago Bahasa Korea? Krakatau Posco Buka Lowongan Kerja Lho, Simak Syaratnya di Sini
Tidak hanya itu, kata Tomi, SMA Negeri 6 Kota Serang juga akan menerapkan Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) tahun ajaran 2022/2023.
Pemulihan pembelajaran di masa pandemi Covid-19 penting untuk dilakukan oleh sekolah untuk mengurangi dampak kehilangan belajar pada peserta didik.
“Kami melaksanakan dua jenis kurikulum yakni kurikulum 2013 dan kurikulum masa pemulihan,” kata Rustomi.
Baca Juga: Inilah Link Kalkulator Kesehatan Mental Online Gratis, Lengkap dengan Cara Menggunakannya
Ia mengatakan, kegiatan sosialisasi tersebut dilaksanakan selama tiga hari yakni dari 6, 7 dan 11 Oktober.
Sosialisasi tersebut untuk menjawab bagiamana sekolah memberikan layanan pada anak yang baru saja mengikuti pembelajaran dari rumah.
“Kami bagi kegiatannya menjadi tiga hari, sosialisasi ini sangat penting untuk orang tua ketahui,” ungkapnya.
Baca Juga: Bocoran Cerita Preman Pensiun 6 Episode 38, Roy dan Kawan-kawan Kembali Beraksi
Ia menjelaskan, sebagai kepala sekolah harus membuat inovasi, diantaranya anak diajak bergembira untuk diajak bersekolah.
Kemudian bersinergi dengan orangtua tentang program yang dimiliki SMA Negeri 6 Kota Serang Banten.
“Sehingga orangtua bersama-sama membimbing, membina dan mendidik anak-anaknya di luar sekolah,” ujar Tomi.
Baca Juga: NONTON Miracle in Cell No 07 Indonesia Full Movie dan Legal, Bukan di Telegram dan IndoXXI
Ia mengatakan, melalui kegiatan tersebut sekolah mengenalkan program yang dijalani yakni mulai pemahaman transformatif, bagaimana strategi belajarnya, daya dukung dan manajemen dan lebih mengena startegi membangun karakter masyarakat Banten.
“Ini salah satu cara kami untuk menciptakan proses belajar lebih berkualitas dan menggembirakan,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua Komite Sekolah Moch Tarmidzi menuturkan, sebagai komite sekolah berterima kasih kepada sekolah yang miliki program luar biasa.
Baca Juga: Artis KKN Desa Penari Lewih Dowo Lewih Medeni Syok harus Potong Anunya Saat Syuting Ulang Film
Kemudian program yang dimiliki sekolah tidak bisa berjalan sendiri tentu harus bersinergi dengan orang tua.
“Program yang dimiliki sekolah tidak bisa berjalan sendiri, tentu harus bersinergi dengan orang tua siswa,” ujarnya.
Sementara itu, Tabrani, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Banten mendukung dan memberikan apresiasi terhadap inovasi yang dimiliki SMAN 6 Kota Serang, untuk mengejar ketertinggalan kegiatan belajar mengajar dimasa pandemi Covid-19.
Baca Juga: Roy Sungkono Bongkar Rumus Drama Korea, Episode 7 atau 8 Pasti Terdapat Adegan Intim
“Hal yang menarik adalah, SMA Negeri 6 ini membuat program yang melibatkan orangtua, sehingga orangtua memiliki tanggungjawab yang sama dengan pihak sekolah untuk mengejar ketertinggalan kegiatan belajar mengajar usai pandemi Covid-19,” imbuhnya. ***


















